AKUN PALSU CALON SUAMI
"Nadin, jangan sampai performa kerja kamu turun, hanya gara-gara kamu berpacaran. Kamu tahu, 'kan kalau saya tidak suka hal itu?"
"I-iya, saya tahu, Bu."
Nadin yang merasa di perhatikan oleh bosnya itu, hanya mampu menunduk, tidak berani berbuat banyak.
"Ini semua berlaku untuk kalian, tidak hanya Nadin seorang!" Dinda memperingatkan semua karyawannya, baik itu wanita maupun pria.
"Baik, Bu."
Di saat Dinda hendak kembali melangkah, tiba-tiba saja pintu terbuka, menampilkan seorang pria yang memakai jaket hitam yang di padukan dengan kaos putih dan celana yang senada.
Hot Chapters