Mr. Fragrant and Me
"Ck, masa nanti sih, Nak. Sana kamu siap - siap. Malu tuh diliatin Jevan masih bau bantal."
"Bunda, ah!" Rengek Kala. Ia mencuri - curi pandang ke arah Jevan yang tampak tersenyum– dengan terpaksa tentunya.
Setelah Jevan dipersilakan duduk oleh Yola, Kala pun bergegas naik ke kamarnya dan langsung mengobrak - abrik isi lemari. Ia mendecak kesal karena tiba - tiba merasa tidak memiliki pakaian yang layak dipakai walaupun lemari besarnya itu sudah hampir penuh. Padahal Kala tau betul ia lumayan sering berbelanja pakaian dengan Yola dan hampir membuat ia tidak tau dimana harus meletakkan baju - baju tersebut. Tapi tetap saja, mau sebanyak apapun pakaian yang ia miliki, saat harus berhadapan den
Hot Chapters