Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

sanggah Khai cepat, meski hatinya mencelos karena ucapannya pada Angin ternyata telah bocor dan terdistorsi. “Apapun maksud Anda, saya di sini untuk menghentikan sikap Anda yang selama ini diam-diam hanya memperhatikan Maorielle tanpa kepastian,” Erina berkata dengan nada tegas. “Itu hanya akan menyakiti kalian bertiga. Anda, Mao, dan juga termasuk saya.” Khai membalikkan tubuhnya. Matanya menatap Erina dengan intensitas yang baru. “Kamu benar-benar menyukaiku?”
895 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kain ero
Baca
+Pustaka
Baginda, Tuan Putri Merayumu

Baginda, Tuan Putri Merayumu

Pria itu meludah ke lantai batu yang kotor, tertawa serak yang terdengar menyebalkan. “Rekan? Jangan membuatku tertawa, Panglima.” Ia mendongak, menatap Erio penuh kebencian. “Kael sudah lama terpisah dari kelompok kami. Jadi jangan pernah kau menyamakan bajingan pengecut itu denganku.” “Dia bekerja untuk kelompokmu, dan kau membuangnya begitu saja?” selidik Erion.
1019.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai kain ero
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan Takdir sang Alpha

Menjadi Tawanan Takdir sang Alpha

geram Kael. Pupil mata Kael berubah menjadi garis vertikal yang sangat tipis. Sayap kegelapannya meledak keluar dari punggungnya, menghancurkan lantai aula tempat ia berdiri. Dalam satu gerakan yang terlalu cepat untuk diikuti mata manusia, Kael sudah berada di depan Erikson. Ia mencengkeram wajah Erikson dengan satu tangan dan menghantamkannya ke lantai dengan kekuatan yang mampu menggetarkan seluruh kastel.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai kain ero
Baca
+Pustaka
D E K A P

D E K A P

Kerasnya hatiku Beruntungnya aku Dimiliki kamu Kamu adalah bukti Dari cantiknya paras dan hati Kau jadi harmoni saat kubernyanyi Tentang terang dan gelapnya hidup ini Kaulah bentuk terindah Dari baiknya Tuhan padaku Waktu tak mengusaikan cantikmu Kau wanita terhebat bagiku Tolong kamu camkan itu Kamu adalah bukti Dari cantiknya paras dan hati Kau jadi harmoni saat kubernyanyi Tentang terang dan gelapnya hidup ini Kaulah bentuk terindah Dari baiknya Tuhan padaku Waktu tak mengusaikan cantikmu Kau wanita terhebat bagiku Tolong kamu camkan itu Tolong kamu camkan itu Sekali lagi Ra, aku mengucapkan banyak - banyak terima kasih. Karena kamu udah mau bertaha dan menjadi kuat hingga detik ini.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai kain ero
Baca
+Pustaka
Karma

Karma

Ucap Vano. “ Kenapa kamu jadi kesal sama Aku sih Mas, Atau jangan jangan kamu sudah tidak mencintai aku lagi” ucap Nadia Sambil cemberut. Vano menghela napas berat ‘ Haduh kenapa hari ini tidak ada yang berjalan mulus sih’
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai kain ero
Baca
+Pustaka
Euforia

Euforia

Dan disinilah mereka sekarang, di warung kecil yang untungnya ada berjualan makanan berat, karena perut keduanya sudah dilanda keroncongan sejak tadi. Nindi mengambil semangkok mie yang disodorkan kepadanya, lalu menatap Eiden dengan tatapan dalam. "Hei, Poseidon." Eiden menatap tak percaya, ternyata Nindi masih saja menamainya dengan sebutan Poseidon. Tak mau kalah, Eiden menjawab, "Apaan, sih? Dasar tikus got." Bola mata Nindi membulat, "APA? TIKUS GOT?!" tangannya refleks menggebrak pelan meja.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai kain ero
Baca
+Pustaka
Kevin & Kirana

Kevin & Kirana

Kevin mencubit pelan pipi Ran, karena merasa sangat gemas dengan sikap Ran! "Sakit ka!" cerutu Ran. Kevin hanya terkekeh melihat wajah kesal Ran. *** See you next chapter guys <3
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai kain ero
Baca
+Pustaka
Ethereal

Ethereal

Kontras dengan ucapannya, tatapan lembutnya pada gelas karton dengan nama Ethereal itu menunjukan suasana hatinya yang tenang, seolah-olah satu satunya ketenangan yang bisa dia dapat adalah dari kehancuran mantan sahabatnya. Vino bergidik ngeri, meskipun Damon dijuluki Demon, dia tidak pernah melihat rasa benci separah ini selama bersama bosnya. "Ayo pergi, mari temui mantan boss dari mantan sahabatku itu." Vino mengangguk, menginjak gas dan melaju cepat membelah jalan sore hari yang mulai padat. ~ o o ~ "Apa kalian masih bertengkar?"
103.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai kain ero
Baca
+Pustaka
Kerinduan Tak Berujung

Kerinduan Tak Berujung

Saat ini Eric mengambil gelas anggur dari meja dan mengangkatnya ke arahnya. Sudah dibilang, dia bukanlah orang yang berhati baik dan lembut. Sebelum pergi, Felix berbalik dan meraung, “Eric! Kita nggak punya dendam, kenapa kamu menjebakku?”
17.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 604 kali sebagai kain ero
Baca
+Pustaka
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

Aku menilaimu berdasarkan apa yang dirasakan oleh hatiku, bukan berdasarkan apa yang orang katakan tentangmu. Zahra mengepalkan tangan di dada mendengar ucapan Indra. Lelaki itu bicara dengan suara tenang dan tertata, tapi mampu memporak-porandakan perasaannya. Baru kali ini dia bicara dengan seseorang yang bisa memaknai kesalahan dengan sebenar-benarnya. Perlahan, rasa hangat menyentuh hatinya, mengalir pelan hingga akhirnya menggenggam perasaannya yang selama ini terombang-ambing karena keraguan.
1017.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 497 kali sebagai kain ero
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status