Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MY STEPBROTHER : Crazy, Sexy, Cool

MY STEPBROTHER : Crazy, Sexy, Cool

Bersama dengan kapas putih nan halus untuk membalut luka milik Zain yang ada di pelipis kirinya. "L--lo beneran gak mau dibawa ke rumah sakit?" Xena bertanya lirih. Ragu tangannya terulur. Ingin mengobati namun dasarnya saja ia tak tahu. Xena tak pernah melakukan ini. Mengobati luka seseorang yang sedang parah-parahnya begini.
9.830.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 752 kali sebagai kain kasa untuk luka
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
tataflw
baru baca bab pertama udah disuguhi adegan uwu. jadi kepengen kan, wkwkwk. novel cantik yang keren dengan tambahan bahasa Inggris yang membuatku belajar bahasa Inggris. gemeshhhhh bangettt intinya. siapapun wajib mampir!!! Malik dan Xena, semangat ya😆❤ kakak author kudu semangat ter000s❤✨
Lefkilavanta
Hai semua. Ini adalah penulis Lefkilavanta. MY STEPBROTHER : Crazy, Sexy, Cool adalah novel pertama aku di GoodNovel. Semoga novel ini bisa mendapat apresiasi baik dari para pembaca baik💜 Terimakasih untuk kehadiran kalian untuk membaca dan meninggalkan review terbaiknya. 💜💜💜
Baca Semua Ulasan
Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dokter Tampan Pemikat Wanita

, apa lagi yang perlu kulakukan? Kutarik napas dalam-dalam, meraup oksigen dari ruang terbatas ini dan mengambil kotak dari dasbor. Peralatan seadanya bisa kumanfaatkan mengobati luka untuk sementara. Seenggaknya goresan di lenganku tidak boleh terinfeksi.
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai kain kasa untuk luka
Baca
+Pustaka
Jangan Mencintaiku

Jangan Mencintaiku

Membersihkan dengan alkohol, meneteskan obat merah ke kapas, menempelkannya pada bagian yang terluka, dan melilitkan perban. Kayla masih menutup matanya, pada hal Mexsi sudah selesai mengobatinya. Tanpa sadar ia terus menatap, membuka mata perlahan, ia tetap pada posisinya. Gadis itu melotot, Mexsi sangat dekat dengannya. Angin di sana cukup tertiup kencang, masuk ke dalam mata Kayla yang sedang melotot. "Aduh, perih... "
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai kain kasa untuk luka
Baca
+Pustaka
KASAM (Pulang Untuk Tenang)

KASAM (Pulang Untuk Tenang)

"Gak haus?" Sebuah sindiran untuk Mala. Biar bagaimanapun, Arman sudah menjadi tamu dan keduanya habis berlari pagi sama-sama. Lari pagi yang tak diharapkan Mala karena sebenarnya ia ingin berlari menjauhi Arman. "Saya haus." Arman mengelus lehernya dan dengan sengaja menelan air liurnya di hadapan Mala. Mala menyentak tubuhnya berdiri dan melangkah masuk ke dalam rumah. Tepat memasuki ruang tengah, Mala melihat Bu Lis keluar dari kamat ibunya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai kain kasa untuk luka
Baca
+Pustaka
KAKAK ANGKATKU AYAH DARI ANAKKU

KAKAK ANGKATKU AYAH DARI ANAKKU

Sherin meringis ketika Kenzie membersihkan luka di tangannya menggunakan alkohol. Beruntung tidak ada pecahan kaca yang menancap, hanya luka gores saja. Namun, tetap saja akan terasa perih jika terkena cairan antiseptik tersebut. "Udah, jangan nangis! Gitu aja cengeng." Kenzie terus mengoceh sembari mengoleskan obat di tangan Sherin yang terluka.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai kain kasa untuk luka
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti: Dimanja Suami Butaku

Pengantin Pengganti: Dimanja Suami Butaku

Kiara mengangguk pelan. Dokter melanjutkan, "Setelah dibersihkan, oleskan salep ini tipis-tipis, lalu tutup dengan kain kasa steril supaya luka tetap lembap dan terlindungi dari debu atau kuman." "Jangan sekali-kali mengelupas kulit yang mengering sendiri, biarkan tubuh yang menyembuhkannya,” sambung dokter Alma. Dokter Alma lalu membuka tasnya dan mengeluarkan sebuah obat. “Dan jangan lupa, minum obat ini sesuai jadwal supaya infeksi tidak berkembang."
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai kain kasa untuk luka
Baca
+Pustaka
The Billionaire Trap

The Billionaire Trap

tanya Katya karena Jevano sama sekali tak meringis kesakitan saat ia membersihkan lukanya. "Enggak." "Tetep aja harus langsung diobati sebelum infeksi," jawab Katya lalu mengolesinya dengan salep luka. "Oke, udah," jawab Katya membereskan kotak P3K itu lalu mengembalikannya ke dalam dashboard. "Kenapa bisa Bagaskara ada di sini? Rasanya gak mungkin kalian hanya kebetulan bertemu," tanya Jevano masih penasaran dengan hal itu.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai kain kasa untuk luka
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti sang Duke Kejam

Pengantin Pengganti sang Duke Kejam

“Gunakan ini untuk membasuhnya. Zat pahit dari kulit pohon ini akan meredakan nyerinya dan mencegah pembusukan lebih lanjut. Kita tidak bisa membiarkan infeksi merambat ke tulang.” Ia dengan cekatan mencelupkan kain rami bersih ke dalam cairan itu, lalu menempelkannya ke luka terbuka sang prajurit. Pria muda itu mengerang hebat, tubuhnya mengejang di atas jerami. “Tahan sebentar lagi, Prajurit. Ini demi nyawamu,” bisik Elara dengan nada yang menenangkan namun tegas. “Kael, ambilkan salep madu dan bawang putih. Kita harus menutup lubang ini sebelum udara dingin masuk.”
1031.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 968 kali sebagai kain kasa untuk luka
Baca
+Pustaka
Assalamualaikum, Ex-Husband!

Assalamualaikum, Ex-Husband!

Sekilas aku melihat ia menjadi sedikit cemas. "Kamu ini kenapa bisa ceroboh begini, Jani. Harusnya, kau bersihkan luka ini. Bisa saja duri-duri mawar tadi mengandung bakteri atau jamur kan? Jangan sampai infeksi," ia mengamati jemariku lama sekali. Biru mengerutkan keningnya, menekan sekeliling luka-luka di jemariku. Ia berpaling dan membuka laci. Ada kota P3K kecil di sana—di dalam laci dashboard. Ia seperti begitu terlatih, mengambil kasa membasahinya dengan cairan antiseptic.
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 825 kali sebagai kain kasa untuk luka
Baca
+Pustaka
DI BALIK SENYUM SANG CEO

DI BALIK SENYUM SANG CEO

Kedua mata Kazumi terbuka, tapi pria itu tidak bisa melihat dengan jelas apa yang tertangkap matanya saat ia membuka mata. Ada rasa perih di sekujur tubuhnya sampai ia merintih menahan sakit saat rasa perih itu serempak menyerangnya. "Tahan. Luka kamu begitu banyak, apalagi di bagian kepala, kalau kamu tidak sadar juga, kamu mungkin sudah mati sekarang, jadi obat yang dibuat kakekku ini harus kamu minum, dan ada juga yang aku balurkan di atas luka kamu untuk membuat lukanya tidak infeksi."
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai kain kasa untuk luka
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Elpit
Ooohh jadi ini alasan Bertrand benci sama Bastian. Tapi emang sedih banget jadi Bertrand, terpukul sudah pasti karena sekian lama berjuang, baru aja menemukan jalan keluar eh ternyata sudah tidak ada kesempatan. Meskipun begitu Bertrand sudah menjadi anak yang berbakti, ayahnya pasti bangga
Zill Reta
awal mula Bertrand dan Kazaya ketemu sepertinya ini wkwk selalu suka karya author satu ini karena pasti dilengkapi video visual yang mirip dengan tokoh aslinya, dan menulisnya juga tidak sembrono, disiplin update pula, desain cover nya Elpit juga bagus buat font tulisan sang ceo-nya kanji bagus
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status