Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

Sambil membalas beberapa sapaan orang-orang di sana, pria itu mempersiapkan diri untuk menemui sesorang pria berjas rapi dilengkapi dengan dasi biru bercak merah dan sepatu hitam mengkilap yang mencoba menangkap cahaya-cahaya di sana. “Rudra sang seniman muda berbakat, akhirnya datang juga. Sudah pesan?”, kata pria berdasi. Seorang pelayan dipanggil ke meja tersebut oleh pria berdasi dan menanyakan menu yang ingin dipesan. Pria berkemeja kotak-kotak dengan cepat menyambutnya dan berkata, ”Biasa ya, dua”.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

Sebuah gerakan cepat membuat wajah Arya tenggelam dalam dada istrinya. “Mmph, Rara, aku tak bisa bernapas!” *** “Coba tebak apa yang aku bawa!” Renggala tertawa puas manakala bertemu Sakuntala di tepian wilayah Candikapura. “Kau berhasil bukan, Kakanda?” tanya Sakuntala tak sabar. “Cih! Selain mantan Senopati kau juga penjilat, Sakuntala! Sejak kapan kau memanggilku Kakanda?” ejek Renggala diakhiri dengan tawa mereka berdua.
1098.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Ratu tak Dianggap

Ratu tak Dianggap

kata pembantunya. "Tunggu sebentar Aku segera menyusul ke sana. Segera kasih ramuan air yang sudah disediakan mantri di meja dekat tempat tidur Ratu," balas Jennita. "Baiklah Non," sambungnya. Pembantunya mencoba memberikan ramuan air tersebut, namun tak mampu karena lasaknya Ratu menutup mulutnya terus memberontak. "Aku tidak mau meminum pil perangsang itu, mau kamu apa kan Aku haaa?" jawab Ratu dengan jeritan,
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Bukan hanya itu, tabir keindahan bukit Kantawan pun tersibak ketika matahari mulai menyingsing. Sungguh keindahan alam yang membuat hati berdecak kagum seraya memuji Sang Penciptanya. Maasya Allah. Ayah Ibu dan juga Dara kemudian menghampiri. "Kita naik lanting, Yuk!" ajak ibu. Wisata naik lanting atau bamboo rafting memang menjadi wisata andalan selain pemandian air hangat di Tanuhi dan air terjun Haratai.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Godaan Penghuni Kos Puteri

Godaan Penghuni Kos Puteri

“Iya Mas. Mau?” Raga kembali menyandarkan wajah ke lengannya di atas meja. “Kamu tuh ada-ada aja. Mana ada vitamin anti ngantuk…” Gita lalu mendekatkan wajahnya ke telinga Raga. Nafasnya terasa hangat, dan suaranya turun satu oktaf seperti sengaja dibuat manja. “Ada Mas…” bisiknya. “Namanya susu gantung…”
9.295.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Sepanas Belaian Chef Jonathan

Sepanas Belaian Chef Jonathan

tanya Raka. “Hahaha … oke, bentar lagi gue ke Moon buat kasih daftar menu baru, laporan bahan baku dan rapat akhir buat acara besok,” ucap Jonathan sambil berdiri menatap salah satu patung yang ada di etalase toko pakaian salah satu brand terkenal dunia.
10130.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Manipulasi Hati CEO

Manipulasi Hati CEO

Ini adalah istana gantung milik Raka Kusuma. Aku menoleh ke samping. Kosong. Bantal di sebelahku masih menyisakan lekukan kepala pria itu, tapi orangnya sudah lenyap. Aku bangkit, menyampirkan jubah mandi sutra berwarna gading. Begitu keluar kamar, aroma kopi yang sangat kuat menyeruak. Raka berdiri di balkon dalam, hanya memakai kaus oblong hitam dan celana santai. Pemandangan langka. Tidak ada jas zirah yang membuatnya tampak seperti robot pencetak uang.
581 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

Ia melirik kearah dasi kupu-kupu yang begitu keren dan elegan jika dikenakan tapi ia merasa infil, jika sang Ayah mengenakan dasi itu kekantor pasti akan menjadi bahan tertawaan. Akhirnya Casandra memilih sebuah dasi formal berwarna hitam, menurutnya dasi itu akan cocok jika digunakan dengan kemeja yang sering dikenakan Tuan Kusuma. "Terimakasih Nona, selamat datang kembali." Ucap pelayan toko begitu ramah. "Sama sama..." Casandra berlari menuju tempat penungguan bus, dan langsung naik ketika ada sebuah bus yang berhenti.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Kata jentra Perlahan Candrakanti masuk ke dalam telaga dan memilih duduk di dasar telaga dengan ketinggian air hingga mencapai lehernya. Airnya sangat dingin, hingga Candrakanti merasa seperti ditusuk ribuan pisau es. Sementara Itu Jentra-pun melepaskan semua pakaiannya dan menyusul Candrakanti sambil duduk di belakangnya.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status