Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Maaf, Aku Bukan Orang Kaya

Maaf, Aku Bukan Orang Kaya

Dengan cepat, Mas Hangga menarik tanganku. “Hangga!” sapa Kak Ratna begitu kami sampai di ruang keluarga. Kak Ratna adalah kakak ipar tertua, dia istri dari Kak Hanafi—putra pertama mertuaku. “Makin ganteng kamu sekarang. Duh, kayaknya mau nambah istri lagi, nih?” godanya sambil mengedipkan sebelah mata. Kulirik Mas Hangga tengah tersipu malu, sementara aku merasa cemburu.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Mentari Pernikahan Dini

Mentari Pernikahan Dini

“Nggak ada Sayang, Kakak udah cari dalam lemari.” Mentari semakin jengkel melihat suaminya yang merengek melebihi Galvin, anak mereka. “Minggir!” titahnya. Bagaikan anak ayam yang sangat patuh pada induknya, Gala menyingkir dari hadapan lemari besar yang sudah ia obrak abrik mencari dasi. “Ini apa namanya, Kak Gala?” Mentari bertanya sambil menatap tajam suaminya. Gala terkekeh bodoh sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal. “Mana Kakak tau kalau dasinya ada di laci itu, Sayang.”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Kursi Panas di Kantor

Kursi Panas di Kantor

Darius tersenyum lebar penuh kebanggaan mengenalkan istrinya kepada Akira dan Giselle. “Aku baik-baik saja, kok. Kamunya aja yang terlalu berlebihan,” ujar istri Pak Darius itu dengan lembut. Akira dan Giselle menjabat tangan ketiga orang tersebut. Pak Raka adalah pria yang memakai kacamata tanpa bingkai. Perawakannya hampir sama setinggi Akira serta memakai pakaian perlente yang Giselle taksir merupakan setelan designer house entah dari Italia atau Prancis.
1029.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 650 kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Hasrat Kakak Tiri

Hasrat Kakak Tiri

Musik akustik yang santai mengalun dari panggung kecil, memantul di udara bersama riuh tawa mahasiswa yang berkerumun di sepanjang jalanan festival. Shana melangkah perlahan melewati stand-stand makanan. Aroma sate, jagung bakar manis, dan kopi susu bercampur di udara, menciptakan kehangatan yang kontras dengan dinginnya perasaannya. Raka berjalan di sebelahnya, membawa dua gelas minuman. “Nih, caramel latte. Kamu kan suka yang manis,” katanya sambil menyodorkan gelas.
7.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Gelora berbahaya Kakak

Gelora berbahaya Kakak

ucap Catlyn sambil duduk di sofa ruang tamu. "Astaga, apa ini?" Catlyn duduk tergesa sehingga tak tahu jika dirinya duduk menimpa tas Marco. Setelah dilihat ternyata benar tas kerja Marco, ketinggalan di sofa. "Ya ampun Sayang, ini kan tas Daddymu. Kenapa bisa tertinggal?" keluh Catlyn . "Iya Mommy ini tas Daddy." Lily memastikan hal tersebut. "Padahal hari ini Daddy kamu ada meeting penting Lily, bisa bisanya berkas dan tas malah tertinggal di sini," sesal Catlyn .
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

kata Cakara. "Kekuatan terhebat?" tanya Bara tak mengerti. "Dasa memiliki arti sepuluh. Dan muka itu adalah wajah. Itu artinya dia bisa memiliki 10 wajah. Ditambah dua puluh tangan dan dua puluh senjata di tangannya. Tidak hanya itu, sepuluh muka nya bisa memisahkan diri dari tubuh utama dan menjadi Dasamuka yang lain. Meski kekuatannya menjadi terbagi sepuluh, tetap saja dia sangatlah berbahaya untuk siapa pun yang berhadapan dengannya." kata Cakara membuat Pendekar Golok Iblis tak berani meremehkan Raja Iblis yang satu itu.
1076.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Mendadak Nikah Karena Salah Berkas

Mendadak Nikah Karena Salah Berkas

Suara Ibu Raka terdengar samar karena pintu kamar segera menutup. DI kamar, gadis itu sibuk mengeluarkan isi lemari yang tak seberapa, untuk melihat paakaian mana yang pantas dikenakan. Sayangnya, dia memang tidak membawa cukup banyak baju dari Jogja. Jadi yang ketemu cuma celana batik ¾ dan kaus oversized bertuliskan “Sarapan adalah Hak Segala Bangsa”. Ya sudah, pakai saja itu. Dengan langkah ragu, Gita muncul dari balik pintu sambil memaksakan senyum. “Eh, selamat pagi Pak … Bu .…”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Hawa panas alami yang murni terus menguar dari batu tersebut, menciptakan gelombang penolak kasatmata yang membakar habis setiap serat kapuk Randu Asura yang berani mendekat. ​Mata kelam Rara berkilat puas di balik cadar merahnya. Namun, tepat ketika otot kakinya menegang bersiap untuk melompat melintasi kawah dan mengambil pusaka itu, telinganya yang tajam menangkap suara dahan patah yang disusul oleh derap langkah serabutan.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

TAK! Semangkok jumbo mi kuah bertabur bon cabe level lima puluh baru saja didaratkan dengan penuh emosional oleh karyawati terbaik sekaligus mantan santriwati Pondok Pesantren Tebu Ireng, Putri Kaniraras (Raras). Gadis berpashmina itu menyendok makan siangnya sambil menatap serius ke arah Rimbu yang masih saja sibuk bercermin. "Lu abis ngapain sama Babang Roti Sobek?
9.83.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai kakak ratara dasi gantung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status