Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jerat Sang Iblis

Jerat Sang Iblis

Dan di tengah kekacauan itu, ada Damian Kael. Sang Iblis. Sang Penguasa Dunia Bawah. Pria yang tadi pagi menodongkan pistol dengan tangan stabil dan wajah tanpa ekspresi. Sekarang, pria itu sedang bergulat dengan hantu. Damian terbaring di tempat tidur, tubuhnya bermandikan keringat hingga kemeja tidurnya basah kuyup. Dia bergerak gelisah, menendang selimut, tangannya mencengkeram udara seolah sedang menangkis serangan tak kasat mata.
10888 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as kalam ilahi
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Maka, kau dan Kaelan memperkenalkan The Divine Chaos (Kekacauan Ilahi). Satu hari dalam seminggu, hukum-hukum tertentu di Bumi diacak. Air bisa saja mengalir ke atas, dan suara tawa bisa berubah menjadi bunga-bunga yang beterbangan. Ini memicu tawa dan kreativitas baru. Para seniman mulai melukis dengan cara-cara yang mustahil secara fisika. "Kekacauan bukan berarti kerusakan," kau menulis di naskahmu. "Kekacauan adalah kanvas yang belum terorganisir. Ia adalah ruang bagi keajaiban yang belum kita pikirkan."
902 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as kalam ilahi
Read
+Library
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Kata-kata 'Ilusi Hampa Ilahi' melintas di kepalanya. Perasaan terperangkap dalam ilusi sudah biasa, tetapi ada juga sedikit ketidakbiasaan. Perasaan akrab itu tidak datang dari Fane, tetapi dari ingatan di kepalanya, yang dimiliki oleh master kuno. Ilusi Hampa Ilahi adalah serangan ilusi umum di Dunia Hampa Ilahi yang dapat menyerang pikiran seseorang dan menyerang korban berdasarkan ketakutan terburuk orang tersebut. Begitu mereka jatuh ke dalam ketakutan yang tak terhindarkan, mereka tidak akan bisa mendapatkan kembali kesadarannya.
9.17.0M viewsCompletedAdded to Library 201.6K Times as kalam ilahi
Show Reviews (2320)
Read
+Library
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Read All Reviews
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

Allaahu Akbar, Allaahu Akbar ...! Asyhadu allaa ilaaha illallaah . Terlihat seorang pria muda dengan jubah putihnya berjalan perlahan di Desa Kalimas, dirinya terlihat kebingungan.
9.751.0K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as kalam ilahi
Read
+Library
Herrscher (Divina Futuri)

Herrscher (Divina Futuri)

“Bila hal itu terjadi. Aku akan datang kemari sebagai pengadil diantara kalian.” Karma memudarkan fisiknya di hadapan para penembak. Cahaya yang terasa hangat dan tidak menyilaukan mata menjadi transisi dari hilangnya Karma. “Sebenarnya siapa dia? Apakah dia malaikat?” “Entahlah, biasanya yang bercahaya itu malaikat. Apakah mungkin iblis juga bisa mengeluarkan cahaya yang hangat seperti itu?” “Yang pasti dia bukan Isa. Karena bila Dia datang ke sini, maka kiamat akan semakin dekat, bukan?”
103.5K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as kalam ilahi
Read
+Library
KULTIVATOR TITISAN IBLIS SURGAWI

KULTIVATOR TITISAN IBLIS SURGAWI

yang merupakan bagian dari Alam Ilahi yang lebih luas dan puncak dari proses kultivasi. Dalam konteks ini, Alam Ilahi (atau Alam Surgawi) dianggap sebagai tingkatan tertinggi, tempat para kultivator mencapai puncak kekuatan ilahi mereka. Alam Ilahi sebagai Tingkatan Lebih Luas, Beberapa konsep kultivasi mendefinisikan Alam Ilahi sebagai tingkatan ketiga dan terakhir, yang mencakup beberapa tingkatan yang lebih rendah di dalamnya, termasuk tingkat Surgawi.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as kalam ilahi
Read
+Library
Kutukan Wasiat Kakek

Kutukan Wasiat Kakek

“Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in, ihdinas-siratal-mustaqim, siratal-ladzina an’amta ‘alayhim, ghayril-maghdubi ‘alayhim wa laddallin. Amin.” Hening sejenak. Alya menarik napas dalam, membiarkan setiap kalimat yang ia ucapkan mengalir ke dalam hatinya. “Allahu la ilaha illa Huwa, Al-Hayyul-Qayyum .…” Ia melafalkannya dengan perlahan, memastikan setiap kalimat keluar dengan jelas dan benar. “Wa Huwa al-‘Aliyyul-‘Azim.”
102.7K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as kalam ilahi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status