KEMBALINYA SANG RATU
Dengan suara yang penuh ketenangan, ia mengakhiri ceramahnya, “Saya harap kalian dapat melihat dengan mata hati, dan mulai melihat dunia ini bukan hanya sebagai tempat untuk memperoleh keuntungan, tetapi sebagai rumah bersama yang harus kita jaga dengan cinta.”
Ceramah itu selesai, tetapi gema kata-kata Lintang tetap terdengar di udara yang dingin. Mahasiswa-mahasiswa yang semula skeptis mulai merenung. Mereka mulai melihat bahwa perbedaan yang mereka anggap sebagai jurang pemisah antara negara, budaya, dan agama, sebenarnya adalah sebuah jembatan yang menghubungkan mereka dengan peradaban manusia yang lebih tinggi. Dan semua itu bisa terwujud, bukan melalui perang, tetapi dengan berbagi keb