Love by Choice
Jesica memberikan tas miliknya, lalu pergi menuju salah satu stand.
Gia memandang kantin, menikmati suasana ramai dan berisiknya. Salah satu impian receh Gia adalah duduk di kantin kampus sebagai seorang mahasiswi. Sekarang impiannya tercapai. Sayangnya, masih ada yang kurang. Dalam impiannya, Gia duduk ditemani oleh seorang senior tampan yang menjadi idola di kampusnya. Sementara saat ini, Gia bahkan belum menemukan lelaki yang cocok jadi idola.
Gia mengakui memang ada beberapa senior yang ganteng. Tapi, Gia menolak menjadikan mereka idola. Alasannya jelas, mereka sudah punya pacar. Bukan bakat Gia untuk merusak hubungan orang.
Hot Chapters