Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Second Woman

Second Woman

Karen mengangkat tangan kanan yang dikepalkan sambil melengkungkan senyuman bulan sabit di bibirnya. TOK TOK TOK. “Masuk!” perintah Kiano dari dalam ruangan. Danilla pun masuk ke dalam ruang Kiano Rayn. Ia pun menarik napas pendek, lalu menghembuskan. Ia merasa sangat gugup sekali memasuki gerbang neraka. “Bismillah,” ucap Danilla sebelum masuk ke dalam ruangan panas beraura neraka. * Di luar seperti biasa. Celline menguping di balik pintu ruang bosnya.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as the woman in cabin 10
Read
+Library
Mate Terlarang Sang Alpha

Mate Terlarang Sang Alpha

Ingatan terakhirnya yang ia ingat ketika seorang wanita berambut perak muncul di hadapannya dan wanita itu telah melakukan sesuatu padanya, karena pandangan matanya tiba-tiba menjadi gelap. Belum sempat Ravenna mengurai kepanikannya, suara derit nyaring terdengar memecah kesunyian kabin. Pintu kayu di ujung ruangan terbuka perlahan. Ravenna refleks menarik kakinya ke atas dipan dan merapatkan tubuhnya ke dinding kabin sembari memeluk lututnya sendiri.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 21 Times as the woman in cabin 10
Read
+Library
Kendalikan Dirimu, Tuan Mantan!

Kendalikan Dirimu, Tuan Mantan!

Begitu keluar dari ruangan William, ia menarik napas panjang dan menekan tombol lift. Ia menatap angka di layar digital lift yang menurun perlahan—lantai 10, 9, 8… sampai akhirnya pintu terbuka. Namun, tepat saat pintu terbuka, Fiona hampir menabrak seorang wanita yang berdiri di depan lift. Wanita itu berambut sebahu, rambutnya tergerai rapi, memakai kacamata bening berbentuk eye cat dengan bingkai berwarna perak mengilap.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as the woman in cabin 10
Read
+Library
Crazy Woman

Crazy Woman

ujar seorang perempuan yang sepertinya satu ruangan dengannya. Ria yang sengaja mengunjungi toilet umum lantai 30, bertahan di dalam bilik untuk mendengarkan omongan yang sedang berkembang tentang dirinya. Toilet memang tempat para wanita untuk menyebarkan gosip yang dapat tersebar hingga satu gedung.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 222 Times as the woman in cabin 10
Read
+Library
Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Karpet lembut terhampar di lorong tengah—hening, elegan, hampir seperti hotel bintang tujuh yang melayang di laut. Di tengah lorong, dua kru berbeda menanti. Yang satu menghampiri Amanda. “Kabin Anda di dek bawah, kabin VIP tamu. Silakan ikut saya.” Amanda mengikuti tanpa banyak protes, meski sorot matanya menyiratkan rasa penasaran. “Aku kira semua tamu tidur di atas,” gumamnya pelan. Elara masih diam di tempat. Kru wanita kedua menghampirinya.
1049.7K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as the woman in cabin 10
Read
+Library
Si Bibir Merah - The Red Lips

Si Bibir Merah - The Red Lips

Ia berjalan perlahan menuju ke jendela besar menatap indahnya kota New York dari lantai 10 di kamarnya. "Masih belum bisa menemukanku, ya? Payah," sindir wanita itu dan segera berpaling melepaskan selimutnya. Ia segera bersiap untuk check out dari hotel itu. Ia merapikan semua barang bawaannya yang hanya membawa sebuah koper saja. Wanita itu mengendarai sebuah mobil sedan Chevrolet Camaro tipe lawas tahun 68 warna merah, membelah jalanan aspal meninggalkan kota metropolitan menuju ke Ithaca.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as the woman in cabin 10
Read
+Library
The Prosecutor Secret Lust

The Prosecutor Secret Lust

“Hey, apa kalian mau tahu rencanaku untuk Hanae setibanya kita di camping ground?” Terkikik, empat wanita berwajah culas mengangguk. Anak buah Xavion itu mengeluarkan selembar kertas. “Lihatlah, ini adalah data penghuni kabin untuk kita bermalam di sana. Kabin untuk Hanae ada di nomor 12. Tapi, aku akan mengatakan pada dia untuk beristirahat di kabin nomor 02!” Deasy melirik pada data di tangan sahabatnya. Mata terbelalak, begitu juga ketiga wanita yang lain. “Itu kamar Xavion, Ezra, dan Chaiden!” pekiknya berbisik.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as the woman in cabin 10
Read
+Library
Suami Sahabatku Mengajak Selingkuh Demi Balas Dendam

Suami Sahabatku Mengajak Selingkuh Demi Balas Dendam

seru sang manajer dengan nada terlalu ceria, berusaha mengusir kecanggungan. Aku berbalik menuju jalan setapak menuju kabin. Peta menunjukkan bahwa Kabin 4 dan Kabin 5 berdampingan. Dua pondok kayu kecil yang identik, menghadap ke danau yang membeku. Sementara Kabin 1—suite milik Vance dan Jovi—berdiri terpisah di atas sebuah bukit kecil. Aku membuka pintu kabinku.
449 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as the woman in cabin 10
Read
+Library
CEO Yang Hilang Ingatan

CEO Yang Hilang Ingatan

"Gue kira loe, bener-bener tidur!Ayo siap-siap turun!?" Ah, aku tak suka berdesakan dan mengantri, "Taken easy, Bro. Slowly!" Kami tetap duduk di suite kami. Tak banyak jumlah suite di kabin ini. Biarlah mereka berjalan lebih dulu. Beberapa penumpang berjalan melewati suite kami. "Alex?" Seorang wanita dengan gaun vintage berwarna tosca. Menatap ke arahku. Aku menatapnya penuh tanya.
1033.0K viewsCompletedAdded to Library 693 Times as the woman in cabin 10
Read
+Library
Istri Kedua CEO Ternyata Cantik Jelita

Istri Kedua CEO Ternyata Cantik Jelita

Setibanya di lantai satu, ia diantar ke sebuah kamar yang menghadap ke taman belakang. Begitu pintu terbuka, Almeera melihat Tuan Barata duduk di samping ranjang sambil bertumpu pada tongkatnya. Di atas ranjang tersebut, terbaring seorang wanita berkulit pucat. Kedua matanya terkatup rapat, sementara selang infus dan alat pemantau denyut jantung terpasang di tubuhnya. Almeera sangat yakin bahwa wanita itu adalah Karenina.
1022.3K viewsCompletedAdded to Library 868 Times as the woman in cabin 10
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status