Cinta Si Mantan Sugar Baby
Aku berseru semangat, “Hai selamat pagi, aku sudah membuatkan sarapan untukmu. Tolong dicicipi, ya!”
Naka mengernyitkan dahinya, “Ada apa denganmu? Apa ini salah satu misimu untuk menarik simpatiku?”
Aku menggeleng, “Tidak, aku sedang belajar memasak jadi kupikir, kamu orang yang pertama yang harus mencicipinya. Baiklah, ayo cicipi sekarang!”
“Mengapa?”
Aku menatapnya bingung, “Apanya? Sudahlah, ayo cicipi sekarang!”
Hot Chapters