Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terikat Denganmu

Terikat Denganmu

Bel istirahat berbunyi. Kayulla, Lucia, Joo In, Lucas, Eun Hyung, dan Aleandro berjalan bersama menuju kantin. Suasana nampak ramai, penuh tawa dan suara riuh sepatu yang bersentuhan dengan lantai marmer. Mereka membagi tugas tanpa banyak tanya, Kayulla dan Aleandro mencari tempat duduk, Lucia dan Eun Hyung memesan makanan, sementara Joo In dan Lucas bertugas mengambil minuman.
307 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai kantin juanda
Baca
+Pustaka
FWB (Friend with Bonus)

FWB (Friend with Bonus)

Walau ini sudah enam bulan lamanya ia meninggalkan segala rutinitas di Jakarta hanya untuk mengelilingi Belanda. Restaurant De Kraai, pukul empat sore yang masih cerah. Juan menikmati seporsi ham and cheese pancake dengan segelas kopi. Ia memilih tempat duduk di luar ruangan karena matanya memang sibuk memindai apapun yang lewat di depan sana. Seolah takut, kalau 'keajaiban' yang ditunggu-tunggu olehnya terlewat.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai kantin juanda
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kontrak Dokter Muda

Pernikahan Kontrak Dokter Muda

“Jus Sunkist boleh.” Keyla mendekati etalase untuk memesan, lalu berjalan menghampiri tante Puri yang sedang memainkan ponselnya. Ketika akan duduk, Keyla melihat Arial tengah bergandengan tangan dengan Sarah dilawang utama kantin. Mereka pasti belum makan juga. “Duduk, Key.” “Iya, tante.” Melihat Keyla terus menatap ke arah pintu masuk kantin, membuat tante Puri menoleh. Beliau melotot melihat tangan Arial dan Sarah yang bertaut mesra.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai kantin juanda
Baca
+Pustaka
Panggil Aku ALUNA

Panggil Aku ALUNA

tanyanya kepada sang pria yang duduk di sebelah Aluna. "Es jeruk aja bu," timpalnya. "Di tunggu yah," Ucap Bu Kantin. "Iya... " jawab mereka bersamaan. Kenzo yang tadinya diam, kini mulai membuka suara terlebih dahulu setelah Ibu Kantin pergi meninggalkan dirinya dengan Aluna. Berbincang dengan santai dan bertanya apakah Aluna mau membatunya untuk memperkenalkan setiap ruangan dan memberitau apa saja fungsinya? Dan pertanyaan itu hanya di jawab Aluna dengan deheman dan anggukan kecil dari dagunya.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kantin juanda
Baca
+Pustaka
Cinta Terlarang Atau Takdir

Cinta Terlarang Atau Takdir

Kantin di pabrik ini terpisah dengan area pabrik, dikelilingi dinding kaca dengan interior bergaya modern minimalis dan yang membuat Leonhard takjub adalah meski ada beberapa pegawai dengan level rendah yang makan di sana tapi kantin terlihat sangat bersih dan rapih juga wangi membuat siapa saja tentu berselera makan di sini belum lagi alunan musik jazz yang diputar membuat kantin serasa Caffe. Aruna dan Leonhard duduk saling berhadapan jadi gadis itu bisa melihat dengan sering Leonhard mengusap pelipisnya yang dipenuhi buliran keringat meski tengah berada di ruangan dengan pendingin udara maksimal. “Kamu sakit?” Aruna bertanya sembari menatap wajah Leonhard penuh khawatir. Leonhard hanya me
1030.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 874 kali sebagai kantin juanda
Baca
+Pustaka
When Janda Meet Duda

When Janda Meet Duda

kata Juna sambil terkekeh-kekeh. Di waktu yang sama dan tempat yang berbeda Deva, Robert, Salma, Fabian dan Tom sudah sampai di kedai kopi milik Ervin dan sedang menunggu Juna dan Nada. Kedai kopi merangkap cafe dan bakery dengan konsep tradisional modern itu sangat nyaman di jadikan tempat nongkrong apalagi berghibah bagi Nada and the Genk. Di sela sela pembicaraan mereka, Deva adalah orang yang paling aktif berselancar di dunia maya tiba tiba heboh.
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 580 kali sebagai kantin juanda
Baca
+Pustaka
Memikat Hati Pangeran Kelas

Memikat Hati Pangeran Kelas

Kala itu di jam istirahat pertama, Kenzo dan Vindreya tengah berada di kantin, duduk berhadapan dengan makanan dan minuman yang sudah berada di atas meja yang berada di tengah-tengah mereka. Mungkin sudah ada 10 menit yang lalu Kenzo dan Vindreya berada di kantin. Namun, Vindreya tak kunjung menyentuh makanan dan minumannya sedikit pun melainkan hanya terus menopang dagunya di atas tangannya yang berdiri di atas meja sambil memperhatikan Kenzo yang sedang menyeruput jeruk hangatnya.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai kantin juanda
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Antagonis

Terjerat Pesona Antagonis

Begitu memasuki area kantin, Kaluna diam-diam berdecak kagum. Kantin itu sangat luas dan bersih, terbagi menjadi dua area makan, yaitu di dalam dengan pendingin udara, sedangkan pada bagian luar menghadap langsung ke arah taman. Mereka memilih untuk duduk di dalam saja, karena matahari cukup terik. Kaluna sudah memesan empat porsi batagor dan empat gelas es teler sebagai pendampingnya. Satu hal lagi yang membuat ia terkagum-kagum adalah sistem jual-beli kantin yang sudah praktis.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai kantin juanda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status