MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI
"Selama lima tahun aku tinggal sama kalian, aku sudah kenyang makan drama. Ibu pura-pura pingsan, Aris pura-pura sayang, dan Mbak... Mbak selalu pura-pura jadi kakak yang paling menderita sedunia tiap kali butuh uang."
"Ini bukan pura-pura, Kinan! Aku bakal minum ini!" Ratna membuka tutup botolnya. Bau kimia yang tajam langsung menyeruak. Ia mendekatkan mulut botol itu ke bibirnya yang pecah-pecah.
Kinan justru melangkah maju satu tindak, pelan sekali. "Silakan, Mbak. Minum saja."
Ratna tertegun. Matanya membelalak. "Apa kamu bilang?"