KALI KEDUA
Tidak, itu tidak boleh terjadi pada Ken.
“Ken…” Byanca benci air matanya keluar padahal baru menyebut nama Ken saja. “Mulai detik ini, apapun yang Ken rasakan, yang Ken lihat atau yang Ken dengar. Mau itu kabar baik atau kabar buruk. Mau itu menyenangkan ataupun tidak, tolong berbagi dengan Mami, ya.” Byanca menyeka air mata Ken yang juga luruh.
“Ken adalah Mami. Mami adalah Ken. Kita satu kesatuan. Jadi, kalau Ken merasakan sesuatu, maka Mami juga harus merasakan itu. Ken tidak boleh menyembunyikannya dari Mami. Janji?”
Hot Chapters