DIMADU TANPA RESTU
Karpet baru digelar, tirai baru digantung, dan meja-meja dihiasi bunga-bunga sederhana hasil susunan Dian, Nunung dan Sekar sendiri.
Di sudut ruangan, Rozak—paman Sekar—tengah membaca Quran, suaranya lirih dan menenangkan. Di kamar, Sekar duduk di depan cermin, mengenakan kebaya putih sederhana yang disiapkan oleh Nunung. Tak ada riasan tebal. Hanya sapuan bedak ringan, alis dirapikan, dan sedikit lipstik lembut. Tapi matanya... mata itu menyimpan dalam: cinta, takut, rindu, dan sebongkah doa.
Dian berdiri di belakangnya, menata selendang dengan tangan gemetar.
Bab Populer