Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Penatua Embun Senja menatap langit dengan tenang. Namun perlahan… Tatapannya berubah serius. Ia merasakan sesuatu. Jauh di tengah lautan… Aura energi yang sangat besar perlahan bangkit. Kabut hitam bergerak perlahan menuju arah Pulau Alcatraz. Seolah sesuatu… Telah menemukan mereka. Di saat yang sama… Nathan yang sedang bertarung dengan Rabik tiba-tiba berhenti sejenak.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai kata bijak lautan
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Akhir Sang Pewaris

Pelabuhan Akhir Sang Pewaris

Laki-laki itu tertawa jahat seperti orang yang tidak berperasaan. Kate mendelik. “Apa salahnya ingin dimanja oleh Kakak sendiri? Lagi pula kau itu begitu sulit jika sudah berurusan denganku, jika aku ingin ke mana-mana pasti kau selalu menolak.” Bryan meredakan tawanya, laki-laki itu menghela napasnya dengan begitu santai. “Kau begitu aktif Kate, sehingga aku malas untuk menemanimu. Aku memiliki trauma kecil saat menemanimu ke Maldives, takut dengan ambisimu yang ingin mengelilingi Brazil.” Dia bergerak mengangkat kedua bahunya, terlihat seperti orang yang ketakutan.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai kata bijak lautan
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Yakhruju min-humal-lu'lu'u wal-marjan Dari keduanya keluar mutiara dan marjan. 23. Fa bi'ayyi ala' i rabbikuma tukazziban Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? 24. Walahul-jawaril-munsya' atu fil-bahri kal- a'lam Milik-Nyalah kapal-kapal yang berlayar di lautan bagaikan gunung-gunung. 25. Fabi'ayyi ala' i rabbikuma tukazziban
9.4121.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai kata bijak lautan
Baca
+Pustaka
RENATA DAN SAMUDERA BIRU

RENATA DAN SAMUDERA BIRU

ejeknya pada Samudera Biru yang berdiri dengan pandangan menaksir. “Tentu, aku bahkan baru memulai.” “Kesombonganmu sedalam lautan anak muda,” desis wanita itu lalu menjentikkan kesepuluh jarinya. Ratusan jarum mengambang di udara lalu menyebar sesuai gerakan jari Kali Maya. Renata menganga, sepertinya kali ini Samudera Biru akan kesulitan menanganinya. “Sett!! Sett!! Sett!” jarum-jarum itu melesat ke arah mereka seperti guguran air hujan.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 417 kali sebagai kata bijak lautan
Tampilkan Ulasan (74)
Baca
+Pustaka
Dewa Amour
Samudra Biru, sungguh nama yang indah dan terkesan kharismatik. Gue suka beet cerita fantasi. Begitu baca blurd novel ini langsung mampir, dan ... jatuh cinta untuk membacanya sampai end. Salut buat yg nulis. Sehat terus ya, Thoorr ...
kinoy.raomi
baca ini karena baca promosi authornya., eh pas baca.. wah gila sih.. langsung jatuh cinta... kerenn.. sukakkk... up yang rajin up nya thor biar bisa nangkring di depan.. sayang kalok cerita sebagus ini sepi2 aja hehe
Baca Semua Ulasan
Kala Hidup Mengalir dengan Damai

Kala Hidup Mengalir dengan Damai

Tidak peduli apa yang dia lakukan, semuanya tetap berakhir sia-sia. Kayden lagi-lagi melihat Aciel menjemput Calista pergi. Ketika melihat tatapan penuh provokasi dan kebanggaan itu, dia hanya bisa menahan rasa sakitnya sambil menggertakkan gigi. Dia tahu bahwa jika tidak melakukan sesuatu, kesempatannya akan melayang. Ada kilatan bahaya yang melintasi mata Kayden. Dia mengepalkan tinjunya erat-erat dan bergumam dalam hati, ‘Aciel, jangan gembira terlalu cepat!’
10.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai kata bijak lautan
Baca
+Pustaka
Jagat Lelembut

Jagat Lelembut

Brian yang bingung langsung mengikuti Jaka dari belakang. Jaka melihat jelas itu bukan cahaya biasa, itu bola api yang terbang melayang, Jaka mengambil selang dan memutar keran untuk memadamkan api itu. Akan tetapi api itu malah semakin membesar dan kali ini mengejar Jaka, dia langsung berlari menuju arah kolam renang. Brian melihat itu sangat kebingungan "kenapa lu Ka lari-lari kaya dikejar setan?".
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai kata bijak lautan
Baca
+Pustaka
(NOT) PERFECT BOYFRIEND

(NOT) PERFECT BOYFRIEND

jawab Dinda. “Kalau gue engga,” balas Ardzan, padahal Dinda belum menanyakan akan hal itu. “Kenapa?” tanya Dinda, sambil melirik Ardzan. Ardzan diam, Langkah kakinya terhenti. “Lo lihat deh lautan.” Ardzan menunjuk lautan. Dinda mengikuti perintah Ardzan, ia langsung melihat lautan. “Dia Cuma ngelihatin kalau dia itu indah, tapi banyak banget yang celaka dan jadi korban akibat dia.”
9.83.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai kata bijak lautan
Baca
+Pustaka
Queen Shaenette

Queen Shaenette

Shaenette bernafas lega. Rie pun menjelaskan jika lautan itu tidak memiliki tanda menyeramkan. Hanya ada jurang-jurang dengan ombak besar di bawahnya. Bahkan, bantuan di sana seperti sangat rapuh. Di sana juga terdapat satu petunjuk untuk bisa sampai ke kerajaan Tumss, mereka harus melewati lautan Northen. "Ayo kita ke sana, kita hanya memiliki sedikit waktu," kata Kie antusias.
9.73.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kata bijak lautan
Baca
+Pustaka
Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Mungkin ini adalah petunjuk, sebuah jalan yang ditunjukkan oleh alam atau roh-roh laut. Dengan semangat baru, Kai membantu Luka mendapatkan kembali kekuatannya. Mereka berbagi sisa bekal dan bersama-sama mengarahkan perahu menuju pulau tempat tinggal Luka, sebuah pulau kecil yang mungkin menyimpan kunci untuk menyelamatkan rumah mereka. Setelah beberapa jam berlayar bersama, langit kembali berubah. Kabut tebal berwarna kelabu pekat tiba-tiba turun, menyelimuti laut dalam keheningan yang mencekam.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai kata bijak lautan
Baca
+Pustaka
Rahasia di Kabin Kemudi

Rahasia di Kabin Kemudi

Dengan tubuh sempoyongan dan napas bau alkohol, dia perlahan mendekatiku. Saat ini, seluruh tubuhku menempel pada dinding kabin kemudi. Ruang di dalamnya sangat sempit, sehingga aku nyaris tidak memiliki banyak tempat untuk bergerak. "Dasar jalang, tadi aku lihat semua! Nggak usah berpura-pura suci. Bermain sendiri di kabin kemudi, pasti sangat menggairahkan, ya..." Setelah mengatakannya, Pak Bima meraih tangan kiriku dan menaruhnya di tubuhnya.
8.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai kata bijak lautan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status