Harem milik Suamiku
"No-no. Itu ide buruk. Main keroyok hanya akan mempermalukan harga diri kita. Istri ketujuh itu jago karate. Kita tidak akan menang dengan mudah. Dan yang paling penting, aku tidak mau babak belur lagi dibuatnya. Cari ide lain."
"Hei-hei, maksudku bukan mengeroyok seperti preman, tapi kita bully dia dengan membuat kecelakaan kecil-kecil, seolah tidak sengaja. Jadi perbuatan kita tidak akan terlalu mencolok," jelas Amaris dengan tersenyum miring.
"Hmm, not bad." Orchid mengangguk setuju. "Caranya?"