Aku sering kepo soal terjemahan lagu, dan soal 'tetes air mata' jawabannya nggak selalu hitam putih: bisa ada, bisa nggak, tergantung sumbernya.
Dari pengalamanku nyari lirik terjemahan, langkah pertama yang suka kubuka adalah situs-situs lirik besar seperti Genius, Musixmatch, atau LyricFind — kadang ada terjemahan resmi atau setidaknya fan translation yang cukup rapi. Kalau nggak ketemu di situ, cek kolom deskripsi video YouTube resmi atau versi live; artis kadang menyertakan terjemahan bahasa Inggris di rilisan internasional atau di buku lirik album. Ingat juga bahwa banyak terjemahan adalah karya penggemar: mereka menangkap nuansa tapi bisa saja meleset dari maksud asli. Aku biasanya membandingkan beberapa terjemahan dan baca komentar untuk menilai akurasinya.
Kalau kamu mau memahami makna utamanya tanpa ambil risiko salah, caraku adalah baca terjemahan literal untuk arti kata, lalu cari versi yang lebih puitis untuk menangkap mood. Mesin terjemahan bisa bantu cepat, tapi sering kehilangan permainan kata dan metafora. Pada akhirnya, kalau tujuanmu cuma memahami cerita lagu, terjemahan fan yang disaring biasanya cukup. Aku sendiri suka mengoleksi beberapa versi sebelum menyimpulkan makna sejatinya, rasanya seperti mengumpulkan potongan teka-teki musik.