Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aira's

Aira's

Itulah kak Andi, sumber bahagia Aira yang terus berjanji lantas janjinya selalu ditepati. Aira lelah, lantas setelah kata lelah maka ada istirahat. Aira ingin istirahat dengan tenang. "Kak. Aira ingin istirahat tenang dan lama, Aira ingin jauh dari dunia yang menyakitkan ini Kak!" ujar Aira yang spontan membuat kak Andi menggeleng cepat.
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 476 Times as kata-kata air yang tenang
Read
+Library
Diam-Diam Menikahi Miliarder

Diam-Diam Menikahi Miliarder

Bagaimana mungkin air dapat meredakan kekesalannya? Tapi anehnya, Gita mendapat sedikit ketenangan dengan melakukannya. Napasnya menjadi lebih teratur dan tidak ada lagi hal-hal yang menganggu pikirannya saat melihat air yang mengalir dari keran di wastafel. Dia pun merasa jauh, jauh lebih baik dibandingkan sebelum masuk ke dalam toilet lima belas menit lalu.
12.2K viewsCompletedAdded to Library 340 Times as kata-kata air yang tenang
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Hanya pergerakan yang setia pada waktunya. “Aku baik,” ucapnya pelan. Kalimat itu tidak meminta pengakuan. Ia hanya pernyataan yang jujur. Aira melangkah lagi, membawa jarak yang sehat di dalam dirinya. Jarak yang tidak memisahkan, tidak pula mengikat. Jarak yang mengajarkan bernapas—cukup dalam untuk hidup, cukup lapang untuk mencintai, dan cukup tenang untuk melanjutkan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as kata-kata air yang tenang
Read
+Library
Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

kata Ki Harjo lagi, "kau harus belajar menguasai dirimu. Sekalipun melihat sesuatu yang tak bisa dijelaskan, sekalipun mendengar bisikan yang menggoda, kau harus tetap tenang. Jangan panik. Jangan marah. Jangan takut." Ki Harjo kemudian menyerahkan segelas air putih itu kepada Reza. "Minum ini. Ini air penenang. Setiap kali kau merasa pikiranmu terganggu, minumlah, dan baca dalam hati: 'Aku kuat. Aku terlindungi.' Ulangi terus sampai hatimu tenang." Reza menerima kendi itu dengan kedua tangan, merasakan sedikit kehangatan mengalir ke tubuhnya.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as kata-kata air yang tenang
Read
+Library
Our Story

Our Story

Dia kali ini tidak sekesal tadi. "Kalo males debat, ya, lo diem aja. Diem itu the best attitude ketika lo lagi marah, Ra. Lebih baik diem, dari pada koar-koar bikin lo tambah capek." Daffa mengusap kepala Aira perlahan, dengan senyum hangat dan berharap Aira melupakan ucapannya beberapa menit yang lalu. "Ah, nggak asik lo, Daf."
106.2K viewsOngoingAdded to Library 198 Times as kata-kata air yang tenang
Read
+Library
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Mak Odah masuk menyodorkan segelas air minum. "Rum, minumlah dulu, biar lebih tenang!" Bu Aisyah memintaku minum. "Bismillah, Rum!" Kembali Bu Aisyah membimbingku. Bismillahirrahmanirrahim, kuteguk sedikit demi sedikit air minum ini, tenggorokan rasanya seperti tercekat sesuatu yang membuatku susah menelan. Rasa sedih, kecewa, dan marah, membuatku begini. Ya Robbi, aku nggak tahu dengan rencana dan rahasia yang akan terjadi selanjutnya dalam hidupku, yang pasti, harapanku semoga saja aku diberi kekuatan dalam menghadapi semuanya. Tanpa kuasa-Mu aku bukan apa-apa di dunia ini. Aku masih sesegukan.
7.840.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as kata-kata air yang tenang
Read
+Library
Jodoh untuk Aira

Jodoh untuk Aira

Aku berucap lirih dalam sisa-sisa isak tangis. "Tidak perlu berterima kasih, Aira. Semoga kau selalu bahagia." Aku tak bergeming. "Aku hanya berpesan, jangan salahkan takdir, jangan membenci keadaan. Yang terjadi biarlah berlalu, kau kuras air mata pun tetap tak akan membalikkan waktu."
3.8K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as kata-kata air yang tenang
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Kata-kata itu menenangkan. Beberapa menit kemudian, handphone Aira berbunyi. Aileen menelepon. “Mama cuma mau bilang, kamu jangan terlalu stres. Hari pernikahan itu bukan tentang kesempurnaan, tapi tentang niat dan keberanianmu melangkah.” Aira mengangguk walau tak terlihat, matanya berkaca-kaca. “Iya, Ma…”
102.4K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as kata-kata air yang tenang
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Susan sedang minum air, dia hampir tersedak ketika mendengar ini. Federik segera menepuk punggungnya dan memberinya tisu, "Minum pelan-pelan, tidak ada yang merebut denganmu." "Kalau industimu dialihkan ke sini, biayanya setidaknya akan berlipat ganda, apa kamu gila?" "Nggak gila. Aku akan selalu berada di sisimu." Sekarang, Federik sering menggombal dengan sesukanya, Susan benaran tidak tahan, "Ngomong... yang normal."
17.2K viewsCompletedAdded to Library 482 Times as kata-kata air yang tenang
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

“Itu bukan kata biasa… Itu jendela.” 3. Retakan di Udara Tempat Nara menulis kata itu kini berubah. Udara di sana tidak lagi stabil. Jika seseorang berdiri terlalu lama di dekat goresan kapur, mereka akan melihat kilasan dunia yang belum jadi: Sebuah langit yang belum berwarna Suara yang belum menjadi musik Bentuk yang belum memilih menjadi kata Kai dan Salma berdiri di depan goresan itu, dan dari retakan yang terbuka, terdengar bisikan:
2.7K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as kata-kata air yang tenang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status