Two Side
Kata-katamu membuatnya terdiam, netra berpinar dan langsung melayangkan pukulan.
“Hahaha ... aku bercanda, jangan marah gitu dong. Atau jangan-jangan ... uwu, ternyata Nona Lucy benar-benar menyukaiku,” godamu seraya terkekeh dan berpose aneh.
“Apaan sih, gak lucu!” Wajahnya memerah, pipinya mengembung bak balon, kedua tangan bersilang di dada, membuatmu tak sanggup menahan tawa. Wajahnya semakin memerah dan sekali lagi melayangkan pukulan di tempat yang sama.