Skandal sang Nyonya Muda
“Bukti-bukti? Itu permainan lama. Semua orang tahu, bukti bisa dibentuk. Dan soal jalur hukum—Rei, kau lebih paham dari siapa pun, hukum hanya papan catur. Tinggal siapa yang lebih lihai menggerakkan bidaknya.”
Jari Raka mengetuk meja, ritme lambat namun terukur, seakan memberi kode pada dirinya sendiri. Ia mengangkat pena, menahannya tepat di atas kertas. Ujungnya bergetar, bukan karena ragu, melainkan karena ia tahu: satu garis tinta saja dapat mengubah arah pertarungan.
“Bahkan setelah mati, ayah masih meninggalkan kebodohan seperti ini,” gumamnya, bibirnya melengkung samar, entah senyum entah ejekan.
ตอนยอดนิยม