Jadul Tapi Mantul
kataku.
"Hahaha," Mamak malah tertawa.
"Mak, Ayah bilang, Mamak si pahit lidah, omongannya suka jadi nyata," kataku lagi.
"Mamak hanya bercanda lo, Cok,"
"Kata ayah candaan mamak suka' betul, sampai menghitung umur kakek moyang ayah."
"Astaghfirullah,"
"Iya, Mak, memang apa salahnya ziarah ke Bandung, kan orang mati, masa mamak cemburu pada mayat," kataku.
Sikat na Kabanata