cinta yang terpisah
Mereka membukanya dengan rasa ingin tahu yang bercampur dengan kecemasan.
Buku itu ternyata adalah buku harian Ratih. Di dalamnya, ia mencurahkan semua perasaannya—cinta, harapan, pengkhianatan, dan akhirnya, dendam. Ia menulis dengan detail tentang hubungannya dengan kakek buyut Aldo, tentang skandal keuangan, dan tentang rasa sakit hatinya ketika ia merasa ditinggalkan.