Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

"Ah, yang saya dengar hanya rumor. Dia mantan istri dari 'menantu sampah' yang tidak becus yang pernah bekerja di gudang Anda, bukan? Saya minta maaf. Saya tidak berurusan dengan orang orang yang berurusan dengan sampah." Kata kata Aruna menusuk Kinanti lebih dalam daripada pisau, karena itu adalah kalimat yang dibuat Arya untuk menghinanya. Wajah Kinanti memerah, matanya berkaca kaca. "Mari kita pergi, Sayang," kata Arya, kembali ke mode posesifnya. Ia merangkul pinggang Aruna erat-erat, seolah menunjukkan betapa remehnya Kinanti. "Jangan buang waktu kita pada kenangan yang tidak relevan."
10734 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as kata-kata fiksi
Read
+Library
EGO

EGO

Dilanjutkan dengan tawa kecil menggemaskan dari keduanya. "Wah kayaknya kita sehobi." seru Elzora "Betul, kita sehobi tapi belum sehati haha..." Balas Fikri kembali dengan gombalannya. "Apaan si, gue males banget di gombalin nggak jelas gitu," ekspresi yang semula tenang kembali garang. "Iya... Maaf nyonya, cuma becanda."
4.0K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as kata-kata fiksi
Read
+Library
Kisah Kita

Kisah Kita

ucapku pada Arkan. Hening sebentar, suara jangkrik terdengar jelas. Arkan pun berkata "aku akan menunggu, sampai hatimu benar-benar untukku, aku akan berusaha menjadi apa yang kamu mau, kalau kamu mau aku belajar, aku akan belajar, kalau kamu mau aku ngafalin rumus fisika, kimia, matematika, aku hafalin semuanya. Serius deh?" ucap nya padaku, aku tertawa mendengar ucapan nya itu, ada-ada saja candaan nya.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as kata-kata fiksi
Read
+Library
Lelaki Idaman

Lelaki Idaman

kataku seraya memalingkan pandangan ke luar. Suasana hari ini aku sangat menyukainya. Aku pikir, hari ini adalah hari kesialanku, tetapi ternyata aku justru beruntung dapat membicarakan banyak hal remeh temeh dengan Haris. Dia mempunyai selera humor yang cukup bagus. Hampir sepanjang perjalanan yang tersisa diisi dengan candaan. Aku yakin, siapapun yang akan menjadi pasangan Haris, dia adalah sosok wanita yang sangat beruntung. "Haris, cukup sampai di sini saja, biar aku jalan kaki untuk masuk." kataku cepat-cepat saat Haris berniat membelokkan mobilnya ke halaman kontrakan tempatku tinggal.
106.2K viewsOn holdAdded to Library 241 Times as kata-kata fiksi
Read
+Library
Bad Guy (Bahasa Indonesia)

Bad Guy (Bahasa Indonesia)

"Kenapa sih, Kak, hanya lihat-lihat saja, kok. Janji tidak macam-macam." "Kak, lihat deh!" Sera menunjuk sebuah rak yang penuh sesak oleh deretan buku tebal. "Koleksi buku kak Alena banyak sekali. Bahkan lebih banyak dari punya kakak di rumah." Liam bangkit dan menghampiri sumber suara. Diamatinya baik-baik rak buku itu, dia menemukan sederet buku fiksi, kemudian berderet di sisi lain buku nonfiksi, ada pula deret buku pelajaran. Lengkap, semuanya ada. Melihat hal ini menimbulkan satu spekulasi dan tanya yang cukup besar di benak lelaki itu.
9.829.8K viewsCompletedAdded to Library 803 Times as kata-kata fiksi
Read
+Library
Bukan Semata Fisik

Bukan Semata Fisik

Elak Fara. “Mungkin hari ini kamu berkata seperti itu, tapi apabila waktunya sudah tiba kamu pasti mempercayai sebuah Cinta Tulus itu seperti apa. Dan ... Aku memang pencinta wanita tapi ku bukan buaya ...,” Akhir kata Kaivan melantunkan nada reff sebuah lagu, membuat Fara menggelar tawa. “Hahaha ... Lah terus disebut apa kalau bukan Buaya? Wanita kamu banyak gini,”
109.9K viewsCompletedAdded to Library 375 Times as kata-kata fiksi
Read
+Library
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Siapa yang berkedip kalah dan harus tunduk pada keinginan lawannya. Energi yang terpancar dari mata keduanya seakan berkata, “Berikan hape itu.” “Tidak, lo dah janji.” “Berikan hape itu.” “Lewati mayat gue.” “Hapeee…” “Fuck you!” Selagi keduanya panco mata, Siska, tetangga Millia pergi meninggal meja. Ia dan selingkuhannya keluar dari kafe. Tak berapa lama kemudian Millia tersenyum. Ia mengedipkan mata, mengalah dan berkata, “Ok. Kamu menang. Yuk, kita pulang.”
106.2K viewsOngoingAdded to Library 205 Times as kata-kata fiksi
Read
+Library
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

cibir Fikri. “Kita lihat saja nanti, apakah Kadal sepertimu bisa mengalahkanku?” tantang Safira membua Fikri geram. “Jangan panggil namaku dengan nama hewan! Namaku Fikri Wijaya Kusuma....” bentak Fikri emosi. Safira tersenyum tipis, “Kau bisa menyebutku Ular, kenapa aku tidak bisa menyebutmu Kadal? Impas kan kita....” kembali Safira mendorong tubuh Fikri.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 185 Times as kata-kata fiksi
Read
+Library
Tangkap Aku (if you can)

Tangkap Aku (if you can)

Namun aku tertarik pada satu buku yang pernah asal aku beli sehingga aku berhenti membacanya di pertengahan cerita. Di antara bukuku yang lain, ini adalah buku fiksi. Buku fiksi bergenre fantasi yang ceritanya sungguh tidak masuk akal. Aku tidak habis pikir mengapa aku membelinya saat itu. Seingatku buku ini pernah ada di rak buku best seller, mungkin itu juga yang menyebabkan aku membeli buku ini. Karena rasa penasaran, aku pun mengambil buku tersebut dan membuka secara acak halaman bukunya. Kubaca kata demi kata yang tertulis di buku tersebut, hingga ada satu kalimat yang membuatku jadi tertegun saat membacanya.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as kata-kata fiksi
Read
+Library
Ustaz, Ayo Bercerai Saja!

Ustaz, Ayo Bercerai Saja!

cegah Sifa mendramatisir keadaan. "Ya udah sekarang kamu habisin itu makanannya, jangan nangis terus lah, kan itu cuma film." Cuma film. Cuma karangan semata. Tidak nyata. Sifa ingin berharap bahwa apa yang didengarnya tadi siang itu cuma karangan semata alias fiksi. Betapa senangnya ia kalau saja benar begitu, tapi ini bukanlah sebuah karangan semata melainkan fakta paling menyayat hati yang pernah Sifa terima selama hampir 18 tahun dirinya hidup di dunia.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as kata-kata fiksi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status