Upik Abu Mertua
Tangan Hamid seketika berada di dagu Hafizah, "Tutup mulutmu Hafizah! Jangan pernah kamu memerintah aku untuk keluargaku, biarkan mereka bersikap seperti biasanya padamu, lagipula kamu memang cocok diperlakukan seperti itu sama mereka, kenyataannya kamu tidak bisa menjadi menantunya yang baik dan bisa diandalkan, dan kamu tengah gagal menjadi kakak ipar untuk adikku, apalagi sebagai istriku, kamu masih berpikir aku akan mencintaimu seumur hidupku?"
"Ampun, Mas! Aku minta maaf," kata Hafizah dengan suara penuh rasa sakit.
Hamid melepaskan tangannya dan mengalihkan pandangannya.
"Aku akan memberimu satu kesempatan lagi, Hafizah. Namun, ingatlah untuk tidak membuatku marah lagi. Jika itu terjad
Bab Populer