Suami Adikku, Ayah Anakku
Sumpah.
"Dari mana aja kamu?" Gatan menengok dengan sorot mata mengejek. "Dari dulu gak pernah malu depan aku, sekarang cuma karena tetangga yang bukan siapa-siapa, pake acara malu."
Ucapannya membuat aku penasaran. "Memangnya, kamu nganggap aku serendah itu sampai aku harus malu depan kamu, iya?"
Dia menghapus senyum, kemudian berdecak. "Salah paham terus kamu. Bukan begitu maksud aku."