Tuan, Kau Sudah Berjanji Menjagaku
rintih Katy, berusaha memohon belas kasihan.
Charlotte tersenyum lebar, senyuman yang tidak mencapai matanya, "Oh, kau tidak akan mati. Kau akan hidup dengan rasa gatal itu seumur hidupmu. Setiap kali kau berkeringat, setiap kali kau cemas, gatal itu akan membakarmu dari dalam. Jadi, nikmatilah ..." Charlotte mengedipkan sebelah matanya pada Katy yang membeliakkan kedua bolah matanya, "Memaafkan orang bodoh hanya akan membuat dunia jatuh dalam kekacauan. Dan aku, adalah dokter yang ingin dunia ini damai. Hm?"
Katy menjerit, bukan karena sakit, tapi karena putus asa, disusul sumpah serapah saat ia mulai menggaruk kulitnya dengan panik.
Bab Populer