Cinta Satu Malam dengan Berondong
“Lama-lama luka karena kehilangan itu sembuh sendiri, meskipun bekasnya tetap ada sampai sekarang. Ketika kita bisa mengingat orang yang telah pergi sambil tersenyum, saat itulah kehilangan nggak terasa memberatkan lagi.”
Padma mengangguk setuju. Rasanya menenangkan ketika ia bisa membicarakan kepergian Catra dengan orang yang mengerti bagaimana rasanya kehilangan. Bukannya ia menolak orang lain atau menganggap mereka tidak mengerti rasanya, tapi akan berbeda rasanya ketika membicarakan sesuatu dengan orang yang sudah lebih dulu mengalaminya.
“Oma,” panggil Padma dengan pelan. “Apa Oma bener-bener nggak keberatan kalau aku kembali berhubungan dengan Badai?”