Antara Cinta dan Luka
“Mama nggak mau jadi penonton.”
Siang hari, libur di Pantai Kuta. Pasir putih, ombak biru, aroma ikan bakar dan sunscreen. Naya dan Rian jalan di tepi air, tangan saling genggam. Lara lari di depan, kaki kecil meninggalkan jejak di pasir. Maya dan Ratna duduk di kursi pantai, payung warna-warni.
Rian berhenti, mata ke sunset oranye. “Na… aku harus bilang sesuatu.” Suaranya getar, tangan di saku celana linen.