KAU HANCURKAN HATIKU, KUHANCURKAN ISTANAMU
Sementara Risa hanya mengulas senyum ke arah Pram menahan rasa malu akan kelakuan sahabatnya.
“Oke, saya to the point saja. Risa, ini surat pernyataan kontrak kerja, tolong dibaca terlebih dahulu, jika cocok dengan semua persentase atau perjanjian, langsung saja tanda tangan di sini, jika kurang berkenan, kamu boleh protes dan suarakan ide kamu, oke.” Ujar Pram sambil menyodorkan sebuah map berisi beberapa lembar surat yang sudah Pram siapkan sebelumnya. Karena sejak bertemu Risa, wanita itu selalu saja mengganggu pikirannya. Itu sebabnya Pram mencari sebuah cara agar bisa terus dekat dengan Risa.
Setelah Risa, Nuri dan Atikah baca, mereka bertiga merasa tidak keberatan dengan semua yang ter
Hot Chapters