Sentuh Aku, Pak!
“Siapa?”
Kahfi menatapnya datar. “Saya.”
Satu detik hening.
Lalu Keina tertawa, tawa yang keluar tanpa bisa ditahan, lepas dan renyah. “Mas ini…”
“Saya serius.” Kahfi mengangkat satu alis, nada suaranya tetap datar tapi mata nya menyimpan tawa yang tidak dia keluarkan. “Pengalaman magang itu tetap pengalaman. Tulis dengan benar, jabarkan apa yang kamu kerjakan di sana. Sisanya, percayakan ke orang dalam yang sangat berpengaruh itu.”