Luka Cinta Aluna
“Fatma kita perlu bicara, aku punya salah apa? Kenapa kamu bisa begini? Kalau aku punya salah, aku benar-benar minta maaf!”
“Pergilah! Mulai hari ini kita bukan sahabat lagi! Aku tidak ingin memiliki sahabat munafik sepertimu. Kamu perempuan pembohong dan licik, Aluna!” Fatma langsung menutup pintu.
Aluna membeku mendengar ucapan Fatma, matanya berkaca. “Munafik! Aku munafik kata Fatma! Kenapa Fatma bisa mengeluarkan kata-kata sekasar itu?” Tidak mengetuk kembali pintu, atau memaksa Fatma untuk bercerita alasan dari perkataannya, Aluna langsung pergi meninggalkan Rumah Fatma. “Apa maksud kamu, mengatakan aku perempuan munafik? Kata-katamu sangat kasar! Aku tidak pernah mendengar Fatma berkat
Hot Chapters