FREL.
Ia lalu meraih tanganku, mengecupnya sekilas, kemudian mengusap lembut kepalan tanganku yang baru kuajak adu jotos dengan sandaran bangku.
"Udah, jangan ngambek lagi. Tadi kami cuma bercanda kok."
"Senang banget gitu, ya, ngeledekin aku. Huh!" Aku melengos, pura-pura marah.
"Wah, jadi pacarku lagi merajuk, nih?" Aku mendengar Kak Kevan sempat terkekeh pelan.
"Enggak, siapa bilang?"
"Yakin?" sahut Kak Kevan. "Kok, diam? Liat aku, dong,"
ตอนยอดนิยม