Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mutiara Sang Rahwana

Mutiara Sang Rahwana

Usai mengusir kodok dan mengembalikan kondisi menjadi tenang, Bima kembali bersiap mengucapkan kalimat yang telah tiga kali gagal ke luar dari bibirnya. “Saya terima nikahnya Mutiara binti Tardi Sumono dengan mas kawin uang senilai empat puluh juta, dibayar tunai!” Dengan lantang dan bersemangat Bima melafazkan ikrar suci tersebut, disusul kalimat sah juga riuh sambutan para tamu undangan yang menunggu sejak tadi. Akad nikah yang sempat tertunda itu akhirnya berlangsung lancar.
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as kata mutiara habib umar
Read
+Library
Kesetiaan di Antara Pengkhianatan

Kesetiaan di Antara Pengkhianatan

Kalimat Ina membuat semuanya mengangguk setuju. “Nah iya, apalagi kalo emang serius permasalahan mereka,” sambung Lia. “Padahal Mutiara tuh, baik, kalem, idamanlah pokoknya.” Mutiara Kalistania, wanita cantik yang pernah populer di masanya. Dia adalah istri dari mantan kekasih Ina, meskipun saat ini keduanya sedang menjalankan proses perceraian. Mutiara adalah teman angkatan mereka, meskipun wanita itu bukan dari jurusan IPS, melainkan IPA. Tapi, satu sekolah tau siapa itu Mutiara. Si gadis ramah dan murah senyum yang selalu memenangkan olimpiade matematika dan jurusan mipa lainnya untuk mewakili sekolahnya.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as kata mutiara habib umar
Read
+Library
Bukan Indahnya Berbagi

Bukan Indahnya Berbagi

Bagi Hikam, dirinya masih sangat beruntung karena Putri pun akhirnya kembali. Hikam menyuapi Fadhil dan sambil menceritakan tokoh-tokoh sahabat nabi. Ia suka menceritakan Umar yang sangat pemberani dan juga Utsman yang sangat dermawan. Meskipun usia Fadhil masih sangat kecil, tetapi Hikam yakin cerita-ceritanya akan terngiang di kepalanya. "Pak Omar mau menikahkan anaknya," ucap Hikam kepada Putri. Ia tahu ini tidak penting untuk Putri, tetapi setidaknya memecah keheningan di antara mereka.
1016.1K viewsCompletedAdded to Library 626 Times as kata mutiara habib umar
Read
+Library
Kupinang Mantan Istriku

Kupinang Mantan Istriku

Tanya Umi. "Habibi, Bu." "Panggil Umi saja, apa kamu dokter?" Habibi memasukkan peralatan ke dalam tas seraya menjawab, "Iya Umi, Alhamdulillah kebetulan saya dokter kandungan." Ammar tak suka dengan kehadiran Habibi yang seolah bisa menarik perhatian seluruh keluarganya. Meski bukan itu alasan dasarnya. Ayudia tiba-tiba terbatuk, lalu pelan-pelan membuka mata.
1044.7K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as kata mutiara habib umar
Show Reviews (15)
Read
+Library
Ziza Ziz S
asikk cerita nya.. permulaan nya bikin kesel ama watak umi + abi + pameran utama..masing² selfish kasihan ayudia.. byk pengajaran yg bisa jd dukungan dlm cerita ini... sesungguhnya Allah SWT tidak akan membebankan hambanya sesuai dengan kudratnya sendiri....
Ainun Putri
sudah ada beberapa novel kubaca, alur ceritanya sama. hanya saja, para author nya mengemas kisahnya dengan alur sedikit berbeda-beda. Di mana suami istri berpisah dan si istri nikah lagi kemudian suami keduanya meninggal lalu kembali rujuk dengan suami pertama. menurutku ceritanya bagus.
Read All Reviews
Mistery of Life : Daffa Albana

Mistery of Life : Daffa Albana

gumamnya. Setau dirinya, sangat jarang orang bergelar Habib di Sumatera Utara ini. Kebanyakan ada di Jawa, Kalimantan dan Palembang. Anak laki-laki yang memakai baju batik panjang berdominan hitam, mengingat kembali kelima petunjuk yang diberikan tapi merupakan teka-teki yang harus dipecahkan olehnya. Pertama mengenai cincin yang dikenakannya. Kedua mengenai kuburan T. A. Hamzah dan hubungan dengan dirinya. Ketiga, pintu di atas kubah. Keempat yang dijelaskan oleh Habib Ali Assegaff bahwa ada seseorang yang akan melindungi dirinya hingga sampai mengorbankan nyawanya. Kelima, kedua naga yang terbang mengitari langit kota kecil yang merupakan tempat kelahirannya.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as kata mutiara habib umar
Read
+Library
Sebatas Wanita Penghibur sang CEO

Sebatas Wanita Penghibur sang CEO

ucap Mutiara. "Nga sayang, kenapa harus marah, Mutiara kan anak pintar dan anak baik, mana mungkin Papa Mutiara marah," ucap Zahra mendapat Mutiara. "Terimakasih ya Tante," ucap Mutiara. "Iya sayang, makan lagi ya, makanannya di habiskan," ucap Zahra menyuruh Mutiara menghabiskan makananya. "Iya Tante," ucap Mutiara dan melanjutkan makanya dan mereka bertiga pun melanjutkan makannya.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as kata mutiara habib umar
Read
+Library
Dua Puluh Tahun Dalam Sandiwara

Dua Puluh Tahun Dalam Sandiwara

"Terima kasih Mas." "Terima kasih juga untukmu... wanita kuat yang tangguh dan selalu bersabar melayani keluarga. Aku bangga memilikimu yang selalu punya sifat pemaaf meski orang-orang telah bersikap jahat. Mutiara, kau seperti namamu. Mutiara adalah benda berharga yang ada di lautan dalam, di mana ia hanya bisa dicapai oleh penyelam yang handal. Terima kasih telah membiarkan takdirmu mengarah kepadaku, aku bahagia bersamamu." Ia mengedipkan mata, aku hanya tertawa sebagai balasannya.
9.6177.3K viewsCompletedAdded to Library 7.1K Times as kata mutiara habib umar
Read
+Library
Pacar Sejuta Umat

Pacar Sejuta Umat

tanya Rere yang berjalan bersisian dengan Ema, meninggalkan elang yang masih memarkirkan mobilnya. "Dalam undangan nggak ada sih, Dew. Cuman Yuni minta nanti kita pakai gaun warna biru navy." "Aduh, ada nggak, ya?" seru Rere, khawatir. "Semalam aku udah minta Elang buat nelpon kakaknya, katanya sih masih ada, dan kebetulan busana hijab juga." Ema menjawab keresahan Rere, sambil menghentikan langkahnya karena sudah berada di depan pintu masuk.
1034.8K viewsCompletedAdded to Library 696 Times as kata mutiara habib umar
Read
+Library
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

kata Umar. "Oh, sama-sama," kataku sedikit lega, ternyata aku lagi-lagi jadi pahlawan. *Oh ya, Cok, aku janji pada bapak mau nikah, kurasa kamu berbakat menilai karakter gadis, tolong bantuannya, aku ini gak berbakat bicara sama cewek," kata Umar lagi. "Wah, temanku gak seberapa, Bang Umar," "Aku maunya yang ada titelnya, kalau gak guru, dokter atau bidan," kata Umar.
1080.3K viewsOngoingAdded to Library 3.1K Times as kata mutiara habib umar
Read
+Library
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

kataku sambil mempersilahkan masuk. "Ngajak debat lagi kau, Butet," kata Bang Umar. "Nggak, capek debat, aku berdoa saja, semoga kamu dapat hidayah," kataku kemudian. "Doa terbaik itu adalah berbuat baik, percuma berdoa sampai bibir meler tapi gak berbuat baik," kata Bang Umar seraya duduk di kursi kayu, depan rumah. "Kemarin katanya gak percaya doa?"
9.8583.3K viewsCompletedAdded to Library 12.2K Times as kata mutiara habib umar
Show Reviews (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Read All Reviews
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status