Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta dalam Serpihan Safir

Cinta dalam Serpihan Safir

Terlebih saat ini keluarga Kai sudah memiliki banyak cabang yang harus diurus, sedangkan Kai hanya punya satu penerus yang hobinya bekerja saja. Tanpa bicara apa pun, Benjamin meletakkan sesuatu di atas meja kerja Bian. Sebuah permata safir yang birunya sebiru manik netra Bian dan Kai. Pecahan kecil seukuran biji almon tampak berkilau indah terpapar pantulan sinar mentari. Bian terbelalak melihatnya, sebuah ingatan mendadak terbesit di pikirannya. “Carilah gadis ini,” kata Benjamin sedikit berbisik tetapi suaranya mampu didengar oleh Kai dan Lee yang berdiri tak jauh dari mereka. Sementara Bian hanya membeku meski tubuhnya bergetar hebat.
982 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai kata mutiara sufi
Baca
+Pustaka
Cinta Suci Kinanti

Cinta Suci Kinanti

"Jaga mulurmu!" ***Cinta Suci Kinanti*** Bersambung ***Cinta Suci Kinanti*** Bersambung ….
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai kata mutiara sufi
Baca
+Pustaka
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

"Mutiara Spiritual? Benda apa itu? Tanya Charlotte sambil memiringkan kepalanya dengan heran. Bukankah ini hanya mutiara yang indah? Kenapa harus sekaget itu? "Charlotte! Kamu benar-benar mendapat benda pusaka kali ini!" Maple melompat kegirangan, dia berkata dengan tak sabaran, "Mutiara Spiritual adalah salah satu dari tiga benda suci legendaris dalam dunia persilatan. Ini adalah benda pusaka kelas tertinggi yang didambakan semua pesilat! Kegunaan terbesarnya adalah untuk meningkatkan kecepatan kultivasi dalam puluhan, bahkan ratusan kali lipat!"
8.83.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116.3K kali sebagai kata mutiara sufi
Tampilkan Ulasan (736)
Baca
+Pustaka
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Mutiara Untuk Abang

Mutiara Untuk Abang

Kata Motaz Kata nafkah yang keluar dari mulut Motaz hampir saja membuat Mutiara memekik geli. Bulu kuduknya meremang ketika ingatan soal dirinya yang duduk di pangkuan Motaz kemarin melintas menghantam otaknya membuat tubuhnya bergidik. "M.m.makasih.." Jawab Mutiara gagap, kemudian berpaling menyembunyikan wajahnya yang ia yakin bersemburat merah.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai kata mutiara sufi
Baca
+Pustaka
Suamiku Mati Kutu

Suamiku Mati Kutu

kata Yoga. "Kasih gak ya" godaku. Yoga menaik turunkan alisnya yang tebal menggodaku. **** "Hai nenek lampir,jamuran guwe nungguin lo di sini tahu," omel Ceril ketika aku datang. "Heleh belum juga sejam," "Busyet dech, sumpah kalau bukan elo ni, mau guwe jorokin ke lantai," kata Ceril kesal tapi bagiku tetap aja lucu melihat tampang sebelnya itu.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 805 kali sebagai kata mutiara sufi
Baca
+Pustaka
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Sambil melipat tangan di depan dada, dia berkata dengan tersenyum kejam, "Hah! Wanita murahan ini pasti mengira dirinya bisa merebut harta keluarga suamiku hanya karena mengandung anak haram suamiku, 'kan?" "Anak itu mati karena Tuhan bahkan nggak mengizinkan hal itu terjadi! Kamu pantas menerimanya!" Aku menggigit bibirku dengan keras, berusaha agar tidak pingsan. Kemudian terdengar suara langkah kaki yang terburu-baru dari pintu masuk hotel. Suara itu makin dekat, lalu terdengar suara orang yang sangat kukenal, "Kiara!"
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai kata mutiara sufi
Baca
+Pustaka
Salahkah Aku Mencintaimu?

Salahkah Aku Mencintaimu?

Alhasil Anin memilih pergi bersama calon mertuanya itu. “Kamu suka yang emas, perak, atau berlian?” tanya Sekar, ketika sampai di toko emas. “Apa aja suka. Tergantung model saja.” “Ini bagus deh.” Tunjuk Sekar ke arah cincin berlian. “Cocok buat kamu yang cantik.” “Tapi ini pasti mahal, Bu. Apalagi ini berlian.” “Tidak apa-apa. Lagian uang Ares banyak kok. Kamu jangan khawatir soal hal ini.”
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 544 kali sebagai kata mutiara sufi
Baca
+Pustaka
Mata Batin

Mata Batin

Mirna menghampiri anaknya dan menggenggam jemari mungil sebelum berjalan menuju sebuah cahaya putih di depan cahaya itu seseorang berjubah hitam dengan membawa tombak menunggu mereka. Mirna menoleh ke arah barat dan tersenyum sebagai permintaan terima kasih. Tak lama kemudian Sefia, kembaran Sofia juga menuju cahaya itu dan dia mengucapkan terima kasih kepada Bara telah membantunya selama ini. Mirna dan Sefia masuk ke dalam cahaya pun sama mereka menghilang dalam sekejap mata. Bara memejamkan matanya untuk kembali ke dunianya, dalam sekejap dan hitungan detik ia telah berada di dalam kamar Sofia.
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 558 kali sebagai kata mutiara sufi
Baca
+Pustaka
Cinta Kirana

Cinta Kirana

Bab 10 Pram Aku sudah lama mengenal Kirana, kepribadian dan kecantikan yang dimiliki membuat aku selalu terpesona dengannya. Entah dia memiliki perasaan yang sama atau tidak terhadapku. Aku hanya tinggal dengan seorang Bibik di tempat ini, dari kecil aku sudah tak mengenal orangtua. Mereka yang tak menginginkan kehadiranku atau mereka yang sengaja membuang aku.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai kata mutiara sufi
Baca
+Pustaka
Cinta Tanpa Gema

Cinta Tanpa Gema

"Turuti saja kata-kataku. Bersiap-siaplah. Besok aku akan menjemputmu." Setelah berkata seperti itu, Fian berbalik pergi bersama manajernya. Aku jatuh terduduk dengan lesu di sofa. Namun, ujung jariku menyentuh logam yang dingin. Itu adalah alat perekam suara milik Fian yang tertinggal.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai kata mutiara sufi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status