Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
FIORE

FIORE

Bagaimana keadaan mereka saat masih di sekolah, nama teman-teman mereka. Memicingkan kedua matanya, Iris mengenali cara tulisan tangan tersebut. Tulisan dengan huruf cetak yang tidak beraturan. “Astaga, ayah, tidak bisakah menulis sesuatu yang lain?” Iris bergumam pelan. Iris memasukkan kertas-kertas itu kembali ke laci dan melihat ke lemari lainnya.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as kata yang dicetak miring adalah
Read
+Library
kubalas hinaan mertua dan iparku

kubalas hinaan mertua dan iparku

Kata rendi degan tatapn tajam "
102.4K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as kata yang dicetak miring adalah
Read
+Library
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Raka mendesis, air mata panas membasahi wajahnya yang kotor oleh abu. “Tunggu, Raka. Ada satu baris lagi. Di bawah, nyaris hilang,” sela Kirana, menyentuh bagian bawah kertas itu. Tulisan itu tampak ditulis tergesa-gesa, mungkin saat Ki Anom dalam ketakutan atau bahaya.
838 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as kata yang dicetak miring adalah
Read
+Library
Suami Perkasa

Suami Perkasa

“Eh, kelihatan ya?” Farel mengangkat kepala. “Apa maksudmu?” “Tatonya. Kalau aku gerak gini…” ia sedikit menggoyangkan pinggulnya di atas tubuh Farel, “hurufnya kayak… muncul-ngilang. Kayak main petak umpet.” Nada suaranya bercanda, tapi bagi Farel, itu seperti pisau yang memotong harga dirinya. Tangannya refleks menghentikan gerakan Sukma. “Berhenti ngomong kayak gitu.”
108.8K viewsOngoingAdded to Library 175 Times as kata yang dicetak miring adalah
Read
+Library
Aster [Indonesia Ver.]

Aster [Indonesia Ver.]

jawab Langit sambil berdiri meninggalkan Green. “Biarinnnnn.” Langit membuka pintu sambil membawa kunci mobilnya, Green yang melihat itu segera menyusul Langit. “Kakak mau ke mana?” “Pulang.” “Loh kok pulang?” Langit mengernyitkan dahi, bingung dengan pertanyaan Green yang maknanya seolah-olah tak ingin ia pulang. Sadar akan keambiguan kalimatnya, Green buru-buru merevisi ucapannya. “Jangan pulang sebelum Kakak janji untuk gak ngasih nilai D.”
103.9K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as kata yang dicetak miring adalah
Read
+Library
Pacarku CEO yang Posesif

Pacarku CEO yang Posesif

Ia duduk di tengah kasurnya, mencoba mengartikan perintah soal beserta jawabannya agar adiknya bisa mengerti dan memahami. "Dengerin kakak ya, nanti kamu yang jawab," titah Sinta menatap Adiknya sabar. Vika mengangguk, tersenyum senang. "You have a motorcycle. The motorcycle is ...?" Sinta menunjuk kalimat di buku paket adiknya dengan pensil. "Kamu punya sepeda motor. Sepeda motor adalah ... a, kamu-b,milikmu tapi salah dek penulisannya, c.milikmu, nah ini yang bener dek pakai s jadi yours."
1012.7K viewsOngoingAdded to Library 495 Times as kata yang dicetak miring adalah
Read
+Library
KUSINGKIRKAN MADUKU DENGAN ELEGAN

KUSINGKIRKAN MADUKU DENGAN ELEGAN

Kenapa? Kutekan tombol send. Ceklis biru dua. Pesanku sudah dibaca. Mas Adam masih terlihat sedang mengetik. [Aku sama mama boleh mampir, Lin? Kami baru dari rumah. Membeli beberapa perabot] Kubaca pesan keduanya. Bolehlah, ada tante Deby. Kalau sendirian aku nggak mau. Takut Mas Gilang salah paham lagi seperti waktu itu.
1084.4K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as kata yang dicetak miring adalah
Read
+Library
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

Jika dibaca sebagai kalimat utuh, lingkaran-lingkaran itu tidak membentuk koreksi gramatikal, melainkan sebuah pola. Mao mengambil selembar kertas kosong dan mulai menyalin kata-kata yang dilingkari itu secara berurutan: Pilar... Bukan... Hanya... Tempat... Sembunyi... Tepat di bawah baris terakhir kesimpulannya, di area yang seharusnya kosong, terdapat tulisan tangan Khai yang sangat halus. Ditulis dengan tekanan pena yang ringan seolah ia ingin pesan itu hanya ditemukan oleh seseorang yang benar-benar teliti.
725 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as kata yang dicetak miring adalah
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

“Itu… itu bukan tulisanmu, kan?” Radit mengerutkan kening dan melihat kembali ke layar. Di bawah kalimat ‘AKU… LAPAR.’ yang baru saja ia ketik, sebuah baris teks baru telah muncul. Teks itu menggunakan fon yang berbeda, lebih kaku dan digital, seolah dicetak langsung oleh mesin. Radit merasakan darahnya membeku di pembuluh darahnya. Ia tidak menulis itu. Luna juga tidak. Mereka berdua hanya menatap kalimat itu, terpaku dalam kengerian mutlak.
931 viewsCompletedAdded to Library 28 Times as kata yang dicetak miring adalah
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status