SUAMI YANG SEMPURNA
"Dulu waktu aku awal jadi pilot, setiap naik pesawat dan berada di atas langit, aku pernah berpikiran bertemu dengan kedua orangtuaku dan bisa meminta maaf kepada mereka. Tapi, pada kenyataannya yang kutemukan hanya hamparan langit dan gumpalan awan. Wajah Papa, Mama, dan Nenek hanya ada di dalam imajinasiku saja, hanya khayalan yang tidak akan pernah menjadi kenyataan.
"Sampai akhirnya aku sadar kalau semua orang yang sudah pergi, tidak akan bisa kembali lagi. Tapi, saat berada di atas awan, entah mengapa hati ini menjadi lebih tenteram dan damai. Aku sangat mencintai profesi ini, Reyna, sama seperti aku mencintai kamu. Dan aku nggak akan bisa memilih salah satu di antara keduanya. Sangat s