YOUR SYMPHONY
Raditya diam tersentak, lalu mau tidak mau ia merentangkan kedua tangannya, lalu gadis itu langsung menarik lengan kirinya perlahan dan menaikkan baju bagian lengannya ke atas.
Benar kata Binar, lengan Raditya dipenuhi oleh luka baret, seperti telah mencium aspal jalanan.
Adinda berdeham, “Hmmm, emang jagoan neon, ya, ternyata,” ucapnya lalu mengembalikan bajunya seperti semula, “Dah abisin dulu makanannya.”
Raditya hanya menghembuskan napas, mengangguk tanpa menjawab ucapan Adinda.
Bab Populer