Kecelakaan dan Penyesalan
"Lusvira, kamu pembunuh! Kenapa kamu begitu kejam, bahkan pada kakak kandungmu sendiri kamu tega melakukan itu?!"
Ibu makin emosional dan mengangkat tangan hendak memukul Lusvira, polisi segera menahannya.
Ini adalah pertama kalinya selama bertahun-tahun aku melihat Ibu memukulnya.
Mengetahui semuanya sudah tak bisa diperbaiki lagi, Lusvira tertawa keras sambil mendongak, lalu menoleh memandang Ibu. Tatapannya sudah kehilangan semua kehangatan. "Aku kejam? Bukankah itu semua yang kamu ajarkan? Aku pembunuh? Hari kecelakaan itu, bukankah Ibu yang panggil semua dokter ke kamarku sampai dia nggak bisa dioperasi tepat waktu? Kalau bukan karena Ibu, apa aku bisa begitu mudah membunuhnya?"
Bab Populer