Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Yang Tertunda

Cinta Yang Tertunda

Sahut Mita cemberut sambil menyalakan motornya. "Hahaha, gue bercanda kali Mit! serius amat lu.." Ucap Nayla sambil memegang bahu Nayla. Beberapa menit melakukan perjalanan mereka tiba di toko buku. "Lu mau cari buku apa..?" Tanya Nayla. Mita memang suka baca hampir setiap bulan membeli buku novel untuk dibaca. "Biasa lah cari buku novel.." Sahutnya.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai buku harian nayla
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa untuk Naya

Belahan Jiwa untuk Naya

(Dylan) Aku bangun lebih pagi. Semalam tidak bisa tidur karena memikirkan wanita bernama Naya itu. Apa dia baik-baik saja? Bagaimana keadaannya saat bangun nanti?! Semua pertanyaan itu terus terngiang di kepalaku. Belum lagi semalam aku tidak sengaja mendengar beberapa orang mengatakan kalau Naya adalah seorang artis. Mungkinkah nanti jadi pemicu berita aneh yang akan jadi topik hangat? Memikirkannya saja membuatku pusing.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai buku harian nayla
Baca
+Pustaka
Sir Abraham, Love Story

Sir Abraham, Love Story

tanya Zack lagi. "Tidak, hanya saja ... aku pernah melihat salah satu rak buku di kamar bibi. Rak itu penuh dengan buku-buku tebal, salah satunya yang sempat kulihat adalah buku terkait ... hypnotist." *** "Selamat pagi." Nayla menoleh ke samping, di mana seseorang yang sangat ia kenal memanggilnya.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai buku harian nayla
Baca
+Pustaka
Bukan cinta pilihan

Bukan cinta pilihan

Bunyi piring dan sendok perlahan mulai tidak terdengar, sepertinya seseorang yang sedang sarapan menghentikan aktivitasnya, lagi-lagi suara ini yang terdengar "Tidak usah, terimakasih" "Oh... okee" ucap nayla ragu-ragu Sunyi lagi. Hanya terdengar suara jarum jam yang bergerak dari arah dinding dekat televisi. Nayla membuka bukunya, halaman yang sama yang ia baca kemarin. Matanya bergerak, tapi pikirannya tidak. Ia lebih mendengarkan detak canggung antara dirinya dan pria itu. Ya setiap pagi seperti ini.
679 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai buku harian nayla
Baca
+Pustaka
Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan

Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan

“Aku juga pengin gitu, Pa. Bukan cuma kerja atau punya nilai bagus. Tapi… pengin tahu arti rumah yang sebenarnya.” Revan merangkul bahunya. “Dan kamu udah ada di rumah yang paling tepat, Nay.” Malam itu, di balik meja belajarnya, Nayara membuka buku harian. Tulisan tangannya rapi, penuh coretan-coretan imajinasi, puisi, bahkan gambar-gambar yang ia buat sendiri.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai buku harian nayla
Baca
+Pustaka
Misteri Bedak Wa*dah di Mobil Suamiku

Misteri Bedak Wa*dah di Mobil Suamiku

Rasa perih didadanya sungguh menyiksa. "Mbak Naya pasti bisa melewati ini kak, kita yang ada disampingnya harus selalu menyemangati dia, soalnya aku pernah beberapa kali melohat dia putus asa. Dia banyak nulis dibuku hariannya kak. Disana mbak Naya tumpahkan semua uneg-unegnya selama disini." "Buku harian? Apa aku bisa lihat May?" "Mungkin mbak Naya simpan di lemarinya kak, biasanya gitu, setiap habis nulis disimpannya di lemari."
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 677 kali sebagai buku harian nayla
Baca
+Pustaka
Kontrak Cinta Sang CEO

Kontrak Cinta Sang CEO

“Akhirnya pulang…” Nayaka mengangguk. “Rumah kita nunggu.” Siangnya, setelah dokter pergi, Ayla membuka buku kecil berwarna cokelat muda—buku yang belakangan ini selalu ia bawa. Nayaka mengintip. “Itu apa?” “Buku harian kehamilan,” jawab Ayla pelan. “Aku mulai nulis dari bulan kedua… tapi cuma sedikit. Waktu itu aku takut berharap terlalu jauh.”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai buku harian nayla
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Botol itu masih utuh, dinginnya menempel di genggaman. Aku ini sebenarnya lagi hidup atau cuma bertahan? pikirnya. Setelah mandi singkat, Nayla membuka laci meja di kamarnya. Sebuah buku bersampul cokelat tua tersimpan di sana. Itu buku harian yang mulai ia tulis sejak Elhan pergi. Tangannya membuka halaman demi halaman, menelusuri catatan-catatan lama yang penuh coretan tangis. Ada halaman yang tintanya luntur karena air mata, ada pula yang kosong karena ia terlalu letih untuk menulis.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai buku harian nayla
Baca
+Pustaka
Rahasia Malam Sultan

Rahasia Malam Sultan

buka Nayla bercerita. "Dahulu, sebelum penyakit keras menyerang fisiknya, ibu hamba sering kali meluangkan waktunya untuk mengajari hamba banyak hal dasar tentang berhitung dan membaca," lanjut Nayla dengan binar mata yang melunak rindu. "Sejak saat itu, hamba menjadi suka membaca buku apa saja yang bisa hamba pinjam dari perpustakaan tua milik tetua di desa hamba," imbuh Nayla memaparkan masa lalunya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai buku harian nayla
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Ustadz Galak

Mengejar Cinta Ustadz Galak

Tapi bagi Nayla yang pandangannya sudah dibutakan akibat cinta, smeua itu tak masalah, asal bisa melihat pujaan hati dari dekat, semuanya pun akan Nayla terima. Nayla bergegas maju, sambil membawa sebuah buku kecil dengan sampul warna merah bertuliskan: IQRA 1 “Tolong perhatiakan iqra-nya, bukan wajah saya!” ucapnya dingin ketiak menyadari bahwa gadis di hadapannya sama sekali tak memperhatikan huruf-huruf di buku iqra, namun malah balik menatapnya tanpa berkedip.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai buku harian nayla
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status