KEMBALINYA SANG RATU
Tanaka berbicara pelan, seperti sedang berbicara dengan angin.
“Sakura mengajarkan keindahan dalam kefanaan. Ia mekar penuh hanya beberapa hari, tapi setiap helai bunga yang gugur, adalah syair tentang waktu. Orang Jepang belajar mencintai hal-hal yang akan hilang. Karena dalam kefanaan, kita menemukan makna.”
Lintang mengangguk. “Di negeriku, kami juga diajarkan mencintai alam. Tapi kami masih mengejar keabadian dalam bentuk warisan materi.”