Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mencintai Kekasih Saudari Kembarku

Mencintai Kekasih Saudari Kembarku

Wajah Bia tampak pucat. Badannya lemas seketika. Matanya masih melotot mendengar Yoga membacakan nama yang muncul di layar monitor adalah namanya. "Bianca siapa?" tanya Sandi nampak asing dengan nama yang diucapkan temannya. Bia semakin ketakutan. Sepertinya ia telah salah mengambil kartu memori. Bagaimana jika kartu memori tersebut dapat membongkar rahasia Bia?
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kembang bangkai
Baca
+Pustaka
KEMBALI PULANG

KEMBALI PULANG

Dia sengaja mengunci suaminya di dalam rumah itu lalu melemparkan api dari korek api milik suaminya melalui jendela. Sebagian rumah itu terbuat dari kayu, sehingga api cepat sekali membakar semua yang dilewatinya. Bahkan hawa panas mulai terasa di teras rumah itu. Rebekha segera berlari ke arah ibunya lalu menarik ibunya menjauhi rumah itu. Dengan dada sesak dan tidak percaya Rebekha memeluk erat ibunya. "Mama... Mama." ucap Rebekha terbata-bata. Dia tidak percaya dengan apa yang baru saja dilakukan ibunya.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai kembang bangkai
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Pangeran

Kembalinya Sang Pangeran

Langkahnya mendadak terhenti saat matanya tidak sengaja melihat sebuah bunga krisan miliknya yang ternyata sudah mekar. Ia berjongkok di hadapan bunga itu dengan tangannya yang mulai menyentuh bunga itu. Ia tersenyum kecil, mengingat bahwa bunga krisan adalah bunga yang pertama kali ia taman bersama dengan kakak laki-lakinya yang telah lama meninggal. "Bukankah itu bunga yang bagus?"
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai kembang bangkai
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Pangeran

Kembalinya Sang Pangeran

ucap Qiongshing dengan senyum yang lembut. Jiali hendak berdiri, tetapi Qiongshing memberi isyarat untuk tetap duduk. “Kami hanya membawa tradisi kecil yang tidak boleh dilewatkan,” lanjut Qiongshing. Hui Fen meletakkan baki di meja. Di atasnya, dua cawan kecil dari tembikar porselen terukir awan dengan bunga plum saling bersisian. Arak dalamnya hangat, uapnya masih naik pelan. Di dalam baki juga terisi satu piring kecil berisi kurma serta buah kastanye sebagai lambang harapan akan keturunan serta keberkahan rumah tangga.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai kembang bangkai
Baca
+Pustaka
Bunga Takdir

Bunga Takdir

Ironis, tetapi terkadang ketidaktahuan membuat orang merasa biasa saja, tanpa harus waspada terhadap kondisi dan situasi apapun. Selang beberapa minggu, Dia kembali bermimpi tentang teman dekatnya yang akan merenggang nyawa karena penyakit tertentu yang telat ditangani. Tak lama kemudian, berita duka kembali menghampirinya. Temannya meninggal dunia. Sejak saat itu, Dia menyadari satu hal. Mimpinya bukan hanya bunga tidur biasa, tetapi sebuah pertanda yang akan terjadi pada orang terdekatnya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai kembang bangkai
Baca
+Pustaka
Soul System

Soul System

"Kau yang gila! Aku justru menyelamatkan mu! Perhatikan ini baik-baik bajingan!" Kai melihat ke arah Tanaman Obat yang mengeluarkan aroma obat yang kental disertai energi darah yang kuat. Tanaman Obat itu memiliki tangkai tunggal dan dua daun di setiap sisi tangkai serta bunga putih dengan garis merah darah di tengahnya dan memiliki lima kelopak. Bunga itu tumbuh di gundukan tanah berwarna hitam pekat.
9.4145.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai kembang bangkai
Baca
+Pustaka
Cemburu Membawaku Kembali

Cemburu Membawaku Kembali

“Nggak papa kok. Cuman nggak suka bunga aja.” Balas Crystal. Mereka lalu mengangguk paham saat mendengar itu. Mereka tahu bahwa Crystal tidak menyukai bunga mawar berwarna merah. Dan sialnya, Fian malah menyuruhnya memberikan bung a itu padahal dia tahu Crystal tidak menyukainya. Bukan alergi, hanya saja dia merasa tidak suka. Apakah itu aneh? entahlah
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai kembang bangkai
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Tengkorak

Pendekar Pedang Tengkorak

“Itu bukan bunga biasa.” Barulah Catra memperhatikan lebih saksama. Kelopak bunga berwarna putih kebiruan itu tampak berkilau diterpa cahaya senja. Butiran embun yang menempel di atasnya tidak jatuh sedikitpun meski tertiup angin. “Bunga Embun Bulan,” ucap Cempaka pelan. “Bunga itu hanya mekar menjelang malam dan menyerap embun hingga fajar. Aku sudah menjaganya selama puluhan tahun.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kembang bangkai
Baca
+Pustaka
Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

Hidungnya yang sensitif terhadap racun dan herbal menangkap sebuah aroma manis yang aneh dari arah tebing curam di sebelah utara. ​"Bau darah kental... dan panas belerang," gumam Zhiyao, matanya berkilat tajam. "Kita sudah dekat. Bunga Teratai Darah dan Akar Api Pembakar Lemak ada di atas tebing itu." ​Chenxiao langsung melupakan duri di wajahnya. Mata kecilnya membesar mendengar nama "Akar Api Pembakar Lemak". Keselamatan pernikahannya dan perut six-pack-nya ada di tebing itu!
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai kembang bangkai
Baca
+Pustaka
PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI

PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI

​Solusi: Protokol "Bunga Filter" ​Kaelo mengembangkan sebuah varietas tanaman baru yang disebut "Bunga Filter" (The Warden Bloom). Tanaman ini dirancang untuk diletakkan di setiap rumah dan tempat umum. Fungsi utamanya adalah menyerap frekuensi emosional yang terlalu kuat dan mengubahnya menjadi cahaya netral, mencegah gema tersebut merambat lebih jauh.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai kembang bangkai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status