Kuli Gagah Spesialis
Ruangan berukuran tiga kali tiga meter itu terasa sangat pengap.
"Aduh, Wildan ... kenapa udaranya panas banget di dalam sini?" keluh Maya, dahinya mulai dihiasi butiran keringat tipis.
"Maaf, Mbak. AC-nya sudah seminggu ini rusak, belum sempat saya benerin karena onderdilnya belum datang," kata Wildan canggung.
Wildan berbalik dan merapatkan pintu ruang kerja tersebut, mengunci mereka berdua dalam ruangan sempit. Karena merasa terlalu gerah, Maya secara refleks mengangkat tangan lembutnya ke arah leher.