Bosku, Mantanku!
Alhasil, aku harus lebih dulu membangunkannya seperti seorang ibu yang membangunkan anaknya untuk pergi ke sekolah.
Asal kalian tahu. Membangunkan Sera itu tidak gampang. Butuh effort lebih dari bekerja dua belas jam hanya untuk membangunkannya. Kalau kataku, Sera itu seperti tidur mati. Setelah matanya terpejam, dia akan terlelap seakan hidup abadi di alam mimpi. Bahkan kalau terjadi gempa atau bencana alam lainnya, mungkin saja Sera tidak akan bangun saking lelapnya.
“Lo kemarin janji, kita berangkat jam sepuluh. Sekarang udah jam setengah sebelas dan lo masih mau tidur? Bangun Ser!” Aku mengguncang tubuhnya berkali-kali, membuat Sera menggeliat.