BUKIT TENGKORAK
Seorang wanita dengan nama Mantili menukar pakaiannya yang serba terbuka dengan baju tertutup seperti yang digunakan Kenanga atau Cempaka, lengkap dengan kain kerudung di kepalanya.
Mantili terlihat memesona, tetapi mematikan. Senjata bambu dengan jarum beracun ia simpan rapi di balik bajunya. Mantili melangkah terlebih dahulu, ia menunggu rombongan Alif dan yang lain lewat. Pembunuh bayaran itu menggores betisnya sendiri dengan pisau, berpura-pura terluka agar mendapat perhatian dari orang yang ia incar.
Sementara dua teman lainnya menunggu tak jauh dari tempat teman wanitanya beraksi. Menunggu di saat yang tepat untuk memenggal kepala keturunan raja terakhir dari wilayah pesisir.