Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mertua Rasa Pelakor

Mertua Rasa Pelakor

Tanganku sibuk membuka pintu pagar, "Iya, Sayang. Yuk, kita masuk." Setelahnya, aku memilih untuk melihat semua isi dalam goodie bag ini di kamarku. Baju-baju butik memang berbahan bagus, pasti harganya mahal. Azam membelikan aku dua puluh baju atasan, sepuluh celana jeans lengkap dengan tali pinggangnya, dua pasang baju tidur, sepasang sendal, sepatu, dan juga beberapa kalung beserta anting-anting. Satu set alat makeup lengkap dengan kuasnya. Dan, sebuah ponsel.
1021.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 472 kali sebagai keranjang baju
Baca
+Pustaka
Ceraikan Aku, Mas!

Ceraikan Aku, Mas!

“Banyak. Aku tidak boleh makan kerupuk. Tidak boleh tidur siang. Tidak boleh duduk silang. Rasanya aku bukan ibu hamil, aku pasien.” Raka ikut tertawa. “Kasihan ratuku.” Dia lalu menunjuk ke beberapa tas belanja di sudut. “Aku beli beberapa baju bayi. Sama buku dongeng. Sama vitamin. Buat kamu. Tapi kalau kamu tidak mau bawa pulang, tidak apa-apa. Aku simpan di sini. Untuk nanti kalau kamu main lagi.”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai keranjang baju
Baca
+Pustaka
Istri Bayaran Sang Opa Menawan

Istri Bayaran Sang Opa Menawan

Aku mengekor saja dari belakang. “Selamat datang Tuan dan Nona, selamat berbelanja. Ada yang bisa kami bantu?” sapa seorang wanita cantik yang menjaga toko ini. “Saya mau belikan baju untuk istri saya ini. Tolong kamu bantu dia pilih, ya,” jawab Opa Jhon. “Silakan pilih saja baju sesukamu yang kamu mau. Masalah uang, tak jadi masalah bagi saya,” cetusnya.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai keranjang baju
Baca
+Pustaka
BABY BLUES

BABY BLUES

Zara tak membawa gawai miliknya. Tak sengaja memandang ke arah keranjang tempat biasanya baju bayi menumpuk, aku tersadar bahwa keranjang itu telah kosong. Tak ada popok, celana dan baju berserakan di sana. Mataku berputar menuju lemari plastik bergambar barbie yang pintunya sedikit terbuka. Kutarik gagang lemari, dan isi di dalamnya hanya beberapa helai saja.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai keranjang baju
Baca
+Pustaka
Sang Perebut Suami Orang (21+)

Sang Perebut Suami Orang (21+)

Ah wanita itu memang benar-benar merupakan jelmaan malaikat tak bersayap. Okay, kembali pada keadaan sekarang. Saat ini Diara mulai membuka satu demi satu kantung plastik belanjaannya. Cukup banyak yang ia beli; mulai dari beralatan mandi, handbody, makeup, skincare. Yah meski Diara hanya membeli skincare local, bukan Skincare dengan brand terkenal dan berharga mahal, tapi ia sudah merasa cukup. Lagipula Diara sudah cantik alami, jadi tidak perlu melakukan perawatan yang berlebihan. Cukup merawatnya saja agar tidak terlalu kusam. Diara juga membeli beberapa potong baju untuk dikenakan sehari-hari. Dan tak lupa, pastinya ia membeli beberapa pasang pakaian tembus pandang atau nama kerennya lin
9.220.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai keranjang baju
Baca
+Pustaka
Perjanjian Menikah Selama Enam Bulan

Perjanjian Menikah Selama Enam Bulan

Buat beli baju yang biasa kupakai bisa dapat sepuluh potong. Aku mendekati Pak Yogi yang duduk menungguku di kursi panjang. "Pak. Kita cari toko baju yang lain saja, yuk! Sumpah, Pak. Harganya mahal banget." Aku berbisik di telinga Pak Yogi. "Mbak. Ambilkan semua koleksi baju di butik ini!" "Baik, Pak." Karyawan butik dengan cepat mengambil beberapa baju dan memperlihatkan semuanya pada kami.
1034.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai keranjang baju
Baca
+Pustaka
Ditalak Setelah Melahirkan

Ditalak Setelah Melahirkan

pinta Zakia saat mereka akan masuk ke dalam mobil. "Mereka sudah memiliki banyak pakaian, Sayang. Mau beli pakaian apa lagi? Pakaian model apa saja mereka sudah punya," tegur Arkan saat Zakia menyebut nama toko perlengkapan bayi dan anak yang lokasinya berseberangan dengan gedung kantor Jaguar Mobil.
1083.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai keranjang baju
Baca
+Pustaka
ANINDYA: BELIA TERPEDAYA CINTA

ANINDYA: BELIA TERPEDAYA CINTA

"Berulangkali Tante ingin memindahkan seluruh barang itu tapi selalu berujung perdebatan dan pertengkaran dengan Rama. Dia melarang karena bersikukuh bahwa kalian akan datang. Lalu lambat laun Tante biarkan, mungkin dengan melakukan semua itu dia bisa kembali memiliki harapan. Namun, hingga pada saat dia sudah sembuh pun, selalu bertambah baju di dalam lemari itu setiap akhir pekan." Kuambil satu baju. Kurentang. Kuambil satu lagi secara acak untuk membandingkan. Benar, kak Rama membeli baju-baju itu sejak lama. Ukurannya berbeda, dari bayi hingga lepas ukuran balita.
9.281.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai keranjang baju
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Demigoddess
bagus ceritanya, banyak pesan moralnya, bikin kesel, marah, sedih, terharu dan bahagia..pokoknya lengkap rasanya nano-nano....terima kasih uda bikin cerita yg bagus dan berkualitas kak otor...semangat dan sukses selalu
Genovanie Yenpi Lim
d tunggu thor kelanjutan nya.. pengennya Rama dan anindya bs bersatu dan happy ending walau d awali dg kesalahan.. jdi ga suka sm Rama nyerah gitu dan udh mesra sm Bianca,, tp ga suka jg sikap anin yg tdk trllu nganggap Gio
Baca Semua Ulasan
Terjebak Gairah Siluman

Terjebak Gairah Siluman

Riuh suara penjual dan pembeli bercampur dengan aroma aneka bumbu, ikan asin, dan tanah basah. Mereka berjalan melewati los-los sayuran dan daging, menuju satu-satunya toko pakaian di sudut pasar. Sebuah bangunan semi permanen dengan papan nama "Toko Busana Lestari". Di dalamnya, dunia Wulan seolah terbalik. Gulungan kain batik dan kebaya memang masih ada di rak-rak kayu, tapi yang mendominasi adalah gantungan-gantungan berisi pakaian yang belum pernah ia lihat seumur hidupnya.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai keranjang baju
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kontrak Dokter Muda

Pernikahan Kontrak Dokter Muda

“Iya, sayang.” Mereka memasuki butik yang menampilkan baju-baju indah yang kini sering Keyla lihat ada dilemari bajunya. “Silakan, mas, mbak. Itu adalah baju edisi terbatas butik kami.” pramuniaga menghampiri Qairo dan Keyla yang sedang melihat satu baju yang cocok untuk mama. “Ini gak ada warna lain, mbak?” “Ada, mas, sebentar saya ambilkan.”
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai keranjang baju
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status