Gemintang
Narthana menyiapkan bantal dan guling tambahan disampingnya.
“Nat..,”
“Ya?”
“Kenapa semua kejadian ini nimpa gue?” tatapan Arusha menerawang.
“Mungkin Tuhan tahu, kalau lo anak yang kuat, Sha,”
Arusha meremat ujung selimutnya, kini ia benar-benar bingung.
“Lo tidur, nanti lo sakit,” Narthana membaringkan Arusha, ia mengganti lampu utama dengan lampu tidur.
Bab Populer