KINASIH
Pintu terbuka, dua pria berbadan kekar terkapar di atas lantai dengan dua utas tali yang dia yakini, bekas menjerat tangan dan kaki Asih.
Siska menjerit histeris, tak menyangka wanita kampung itu dapat kabur begitu saja. Matanya melirik sekitar dan melihat pecahan kaca di lantai. Sedangkan di samping salah satu pengawalnya, terdapat sapu tangan yang dia pakai untuk membius lawan.
Tanpa rasa bersalah, Siska terus menendang satu per satu pria di lantai hingga mereka siuman. Baru saja keduanya berdiri, Siska mendekat dengan wajah merah padam.
Hot Chapters