Bara Dendam Sang Prabu Boko
Tangan Kayuwangi mengepal di sisi tubuhnya, sebuah refleks yang tanpa sadar ia lakukan untuk menenangkan gelora yang baru ia rasakan.
Karjak terkekeh pelan, tawanya tersembunyi rapat di balik tangan. “Nah, Tuanku Kayuwangi, saya kira tugas kami dalam mengukir perjanjian perdamaian ini akan menjadi jauh lebih menarik. Dari semua yang kami dengar dan ketahui, sang Puteri adalah cahaya Prabu Boko, puteri kesayangan yang tidak bisa disentuh oleh intrik politik mana pun. Jika sang naga penjelmaan raja kita jatuh hati pada mutiara dari sumur musuh bebuyutannya… oh, ini akan menjadi cerita yang menarik untuk generasi mendatang.” Karjak menggelengkan kepala, geli dengan ironi situasi yang kini terbe
Hot Chapters