Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Yang Mendebarkan

Perjalanan Yang Mendebarkan

“Nggak… nggak perlu. Paul saja masih kepanasan. Aku hanya merasa posisi dudukku terlalu tinggi, jadi angin AC membuat kepalaku agak pusing!” Sebenarnya alasan yang dibuat tante ini sangat mudah dicurigai. Udara panas naik ke atas, sedangkan udara dingin turun ke bawah. Saat AC sedang mendinginkan ruangan, udara dingin akan bergerak ke bawah. Karena posisi duduknya lebih tinggi, kepalanya sebenarnya tidak terkena angin AC. Untungnya Tina dan Mona terlalu khawatir sehingga tidak terpikir sampai ke sana!
13.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 417 kali sebagai kipas angin duduk kecil
Baca
+Pustaka
Married with My Best Friend (INDONESIA)

Married with My Best Friend (INDONESIA)

Satu-satunya lubang udara selain pintu hanyalah ventilasi yang penuh dengan sarang laba-laba. “Kalau Mbak mau menyewa kamar ini, saya bisa pinjamkan kipas angin. Anggap saja itu sebagai bonus. Bagaimana?” Embusan napas langsung terdengar samar. “Aku hanya butuh tempat untuk tidur dan mengetik. Selama ada wifi, tentu tidak akan jadi masalah,” batinnya meyakinkan diri sendiri. Sedetik kemudian, sebuah senyum disunggingkan kepada si pemilik kosan. “Baiklah, aku sewa kamar ini.”
10112.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai kipas angin duduk kecil
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Zoya_Dmitrovka
Astaga, Thor! Aku jadi nethink sendiri baca chapter 1 🤣🤣🤣🤣 aish ternyata lagi masukin anting2 yah! 🤣🤣🤣🤣 Seperti biasa, tulisan author ini sangat rapi, membuat aku betah bacanya! Semangat selalu untuk Authornya! ❤️❤️
Ruby♡
Plotnya bagus banget thorrr, makin penasaran dengan kelanjutan ceritanya ♡♡♡ Guys jangan lupa mampir di ceritaku berjudul "Hello Ms.Joa!" Genre: Romance, Manipulatif, Mafia, Crime, Mystery. Semoga terhibur ya~~~...
Baca Semua Ulasan
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Semilir angin di pagi hari begitu sejuk, gadis kecil terpaku di bawah pohon beringin yang sangat rindang. Dia sedang membaca beberapa catatan pada secarik kertas yang tampak lusuh. Matanya sesekali terpejam mengingat kembali materi yang baru di pelajari, raut wajahnya nampak kesal karena dari kemarin dia belum bisa memahami materinya juga. Walau sudah di baca beberapa kali tetap saja otaknya kurang memahami. Angin berhembus semakin kencang hingga menerbangkan kertas yang di pegangnya. kertas itu terbang semakin tinggi menari-nari di udara dan membuat gadis kecil itu berlari-lari kecil mengikuti langkah angin pergi. Hal ini menyebabkan badannya terasa lelah, keringat di dahi menetes membasahi
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai kipas angin duduk kecil
Baca
+Pustaka
Unperfect Husband

Unperfect Husband

Untuk masalah kelumpuhan pada kaki, Deric akan menjalani beberapa terapi. Angin berembus cukup kencang, membawa udara dingin, menerbangkan dedaunan yang berguguran. Awan hitam mulai menggulung di langit, menyembunyikan penampakan matahari. Caraline kembali menoleh ke arah jalan. Kepala dan tubuhnya mendongak, mencari keberadaan Deric. “Aku tidak akan menghubungi Deric,” ujarnya dengan pipi merona.
1047.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kipas angin duduk kecil
Baca
+Pustaka
DANURWENDA - Rahasia Putri Senapati

DANURWENDA - Rahasia Putri Senapati

Tubuhnya menjadi sangat ringan, lebih ringan dari kapas dan pastinya sangat cepat. Kemudian Pedang Angin adalah sebuah jurus yang memanfaatkan angin menjadi seperti pedang dengan gerakan jurus itu sendiri atau dikombinasikan dengan jurus lainnya. Lalu Tendangan Angin, Tinju Angin dan Tapak Angin. Merupakan jurus-jurus yang sesuai dengan namanya. Memaksimalkan telapak, kepalan dan kaki. Setiap pintu harus dihabiskan selama empat purnama menurut perhitungan Danurwenda. Karena di sana tidak ada siang dan malam.
9.932.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kipas angin duduk kecil
Baca
+Pustaka
KIPAS MERAH PEMURNI ARWAH

KIPAS MERAH PEMURNI ARWAH

Tiba-tiba saja Ryou datang dan memeluk Sora sambil menyembunyikan kepala Sora di dadanya untuk menjauhkan Sora dari arwah itu, lalu dia mengeluarkan sebuah kipas merah dan mulai mengucapkan sebuah mantra, “Dengan menggunakan kekuatan Dewa Chinju sang Dewa Pelindung! Aku perintahkan kau arwah penasaran, bersemayamlah di kipas merah ini!” Ryou meletakan kipas merah yang mengeluarkan cahaya itu di atas kepala arwah penasaran yang tadi menyerang Sora. “Ah … akhirnya … aku bisa menyusul mereka … terima kasih .…” arwah yang tadinya sangat menyeramkan itu berubah menjadi sosok yang cantik dan berterima kasih kepada Ryou lalu menghilang kedalam Kipas itu sambil tersenyum. Ryou tersenyum dan menutup
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai kipas angin duduk kecil
Baca
+Pustaka
(Not) His Sugar Baby

(Not) His Sugar Baby

ikhlas bagian paling benar. Sejauh Rose mengayungkan kaki melewati tikungan tempat yang dia tuju. Sesosok tubuh besar duduk seorang diri menikmati segelas wine dan samar – samar kepulan asap mengudara keluar dari embusan bibir panasnya.
10203.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai kipas angin duduk kecil
Tampilkan Ulasan (187)
Baca
+Pustaka
yaniyani
pdhal novel ini isi ny paling beda ama yg lain. penulisan bgus, bnyk pljran yg dpt di ambil tp knp g prnh dpt perhatian khusus ya? dua rius lho klo bca ampe hbis g bkal nyesal meski kdng2 misteri dikonflik ny bkin jntung g tenang, tp ak ttp pengen pny bku cetak ja klo ad, pengen pelukable ma theo
Nami chan
Kerangka ceritanya menarik, bahasanya enak dibaca, uraian ceritanya jg cakep. Konflik2nya tuh fokus tp berbobot. Haaah karya2 kak susi ga perlu diraguin sih.. Ini kek buku kelas atas gt gasih. Kata2nya tuh berat kadang otakku yg minim ini kudu mencerna baik2 biar paham ...
Baca Semua Ulasan
Obsesi CEO Arogan

Obsesi CEO Arogan

Apalagi udara di pulau ini cukup panas, sedari tadi kipas kecil yang terus berputar di tangan Jayden. "Aku tidak menyukainya. Disini panas sekali." Sambil mengarahkan kipas kecilnya di hadapan qajahnya, Jayden menekuk alis tidak suka. Mata Iriana menyepit. "Hei, bukankah itu kipas ku?" Dia seperti mengenal kipas yang tengah dipegang oleh Jayden, sebab kipasnya berwarna pink. Jayden terkikik. "Aku tidak sengaja saat melewati kamar mu, dan kebetulan pintu kau tidak tertutup. Saat itu aku masuk lalu melihat kipas kecil ini."
9.438.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 853 kali sebagai kipas angin duduk kecil
Baca
+Pustaka
Sampai Kau Ingat Aku

Sampai Kau Ingat Aku

BAB 103 Angin sore di atap gedung perkantoran itu berembus cukup kencang. Zea memutar tubuhnya perlahan dan membeku. Di dekat jejeran tangki air raksasa, sesosok pria duduk di kursi lipat kecil. Pak Wira.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai kipas angin duduk kecil
Baca
+Pustaka
Dibalik Bayangan Masa Lalu

Dibalik Bayangan Masa Lalu

dan tidak mampu untuk memaksakan dirinya lagi untuk bergerak. Kipas angin yang terpasang di langit-langit kamar berputar pelan di atas kepalanya. Suara mesinnya yang dalam terasa menghipnotisnya. Hari masih sangat oagi dan hanya ada secercah cahaya yang menerangi kamar dari gorden jendela yang terbuka sedikit.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai kipas angin duduk kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status